Siti Ulfa
Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Pencegahan Kehamilan Usia Dini Siti Ulfa; Tri Utami; Dhinny Novryanthi; Erna Safariyah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1077

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan remaja umumnya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pengaruh lingkungan dan media. Pengetahuan dan sikap menjadi aspek penting karena berperan dalam membentuk perilaku remaja terhadap kesehatan reproduksi. Semakin baik pengetahuan yang dimiliki, semakin positif sikap yang ditunjukkan, sehingga mampu mendorong perilaku pencegahan kehamilan usia dini. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi berbasis video terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang pencegahan kehamilan usia dini. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dalam bentuk pre-eksperimen menggunakan rancangan One group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 280 siswa. Besar sampel 70 siswa, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Uji analisis data mengunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik dengan Wilcoxon Signed Rank Test terdapat pengaruh edukasi berbasis video terhadap peningkatan pengetahuan remaja nilai P -value yang dihasilkan sebesar <0,001 (p< 0,05). pengaruh edukasi berbasis video terhadap sikap remaja nilai P-value yang dihasilkan sebesar <0,001. Kesimpulan: terdapat pengaruh edukasi berbasis video terhadap pengetahuan remaja dan sikap remaja tentang pencegahan kehamilan usia dini. Sehingga disarankan remaja dianjurkan rutin mengikuti sesi edukasi video tentang pencegahan kehamilan usia dini minimal dua kali per bulan melalui posyandu remaja