Tri Utami
Fakultas Kesehatan, Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN BATUK EFEKTIF TERPROGRAM TERHADAP RISIKO INFEKSI PERNAPASAN PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI DENGAN GENERAL ANESTESI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JAMPANG KULON Amir Hamzah; Egi Mulyadi; Tri Utami
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v13i02.538

Abstract

Laparatomi merupakan salah satu prosedur pembedahan mayor, dengan melakukan penyayatan pada lapisan-lapisan dinding abdomen untuk mendapatkan bagian organ abdomen yang mengalami masalah (hemoragi, perforasi, kanker, dan obstruksi). Pemberian anestesi merupakan upaya medis dengan memberikan zat tertentu kedalam tubuh dengan tujuan menghilangkan rasa sakit selama pembedahan. Batuk efektif adalah metode batuk yang dilakukan dengan benar untuk mengeluarkan lendir yang terdapat dalam saluran pernafasan secara maksimal. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh batuk efektif terprogram terhadap risiko infeksi pernafasan pada pasien post operasi laparatomi dengan general anestesi di Rumah Sakit Umum Daerah Jampang Kulon. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 16 orang untuk masing-masing kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, kuesinoner dan SOP tehnik batuk efektif. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimental dengan pendekatan pre-test and post-test with control group design. Hasil yang diharapkan tergambar adanya pengaruh latihan batuk efektif terprogram terhadap risiko infeksi pernapasan pada pasien post operasi laparotomi dengan general anestesi.
Sosialisasi Dampak Keinginan Pindah Kerja (Turnover) Perawat Terhadap Kualitas Pelayanan Di Rumah Sakit Sekarwangi Kabupaten Sukabumi Burhanuddin Basri; Hadi Abdillah; Tri Utami
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 2: May 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i2.659

Abstract

Tujuan dedikasi pada warga ini merupakan buat sosialisasi akibat kemauan pindah kerja (turnover) Perawat Terhadap Mutu Pelayanan Rumah Sakit. Hingga aktivitas ini dilaksanakan di Rumah Sakit Sekarwangi Kabupaten Sukabumi dengan jumlah partisipan 20 orang. Tata cara yang dicoba merupakan tata cara ceramah serta dialog dengan modul tentang akibat kemauan pindah kerja (turnover) Perawat Terhadap Mutu Pelayanan Rumah Sakit. Hasil capaian kegiatan ini antara lain memberikan pemahaman kepada Pimpinan di rumah sakit akan dempak yang akan terjadi jika angka turnover yang tinggi dan memberikan solusi apa yang bisa dilakukan untuk mengatisipasi adanya keinginan pidah kerja (turnover) Perawat. Dari angket didapatkan hasil kalau ada perbedan pengetahuan saat sebelum serta setelah di bagikan sosialisasi akibat kemauan pindah kerja (Turnover) Perawat Terhadap Mutu Pelayanan di Rumah Sakit dengan nilai P- Value: 0, 000. Direkomendasikan aktivitas sosialisasi semacam ini bisa dicoba secara teratur baik di posisi yang sama ataupun berbeda, dengan topic lain yang bisa menunjang terjadinya mutu pelayanan keperawatan di Rumah Sakit lebih baik lagi. Socialization Of The Impact Of Nurse Turnover On The Quality Of Services In Sekarwangi Hospital Sukabumi Regency The purpose of this community service is to socialize the impact of nurses' turnover intentions on the quality of hospital services. So this activity was carried out at the Sekarwangi Hospital, Sukabumi Regency with a total of 20 participants. The method used is the lecture and discussion method with material about the impact of the desire to change jobs (turnover) of nurses on the quality of hospital services. The results of this activity include providing an understanding to the leadership at the hospital about the impact that will occur if the turnover rate is high and providing solutions for what can be done to anticipate the desire to switch jobs (turnover) of nurses. From the questionnaire, it was found that there was a difference in knowledge before and after being given the Socialization of the Impact of Nurse Turnover on the Quality of Service in Hospitals with a P-Value: 0.000. It is recommended that socialization activities like this can be carried out routinely in the same or different locations, with other topics that can support the formation of a better quality of nursing services in hospitals
Sosialisasi Sasaran Keselamatan Pasien Pada Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Pelabuhan ratu Tri Utami; Burhanuddin Basri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i1.1087

Abstract

Keselamatan pasien (patient safety) merupakan suatu sistem di mana rumahsakit membuat layanan kepada pasien lebih aman. Hingga aktivitas ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Pelabuhan Ratu dengan jumlah partisipan 15 orang perawat. Metode sosialisasi yang digunakan yaitu dengan ceramah serta dialog dengan memberikan modul tentang sasaran keselamatan pasien. Tujuan dalan pengabdian pada masyarakat (PKM) ini yaitu untuk memberikan pemahaman kepada Pimpinan di rumah sakit akan dempak yang akan terjadi jika sasaran keselamatan pasien tidak di laksanakan dengan baik. Dari angket didapatkan hasil kalau ada perbedan pengetahuan saat sebelum serta setelah di bagikan sosialisasi sasaran keselamatan pasien dengan nilai P- Value: 0, 001. Disarkan pengabdian pada masyarakat (PKM) semacam ini bisa dicoba secara teratur baik di posisi yang sama ataupun berbeda, dengan topic lain yang bisa menunjang terjadinya mutu pelayanan keperawatan di Rumah Sakit lebih baik lagi. Socialization Of Patient Safety Targets To Nurses In Pelabuhan Ratu Hospital Patient safety is a system in which hospitals make services to patients safer. Until this activity was carried out at the Pelabuhan Ratu Regional General Hospital with a total of 15 nurses. The socialization method used is by lectures and dialogues by providing modules on patient safety goals. The purpose of this community service (PKM) is to provide an understanding to the leadership at the hospital about the impact that will occur if patient safety goals are not carried out properly. From the questionnaire, it was found that there were differences in knowledge before and after the socialization of patient safety goals with a P-Value: 0.001. It is recommended that this kind of community service (PKM) can be tried regularly either in the same or different positions, with Another topic that can support the quality of nursing services in hospitals is even better
Peran Pendamping Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Selama Proses Persalinan Normal di Wilayah Kerja Puskesmas Sukabumi Tri Utami; Burhanuddin Basri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.1881

Abstract

Kehamilan dan persalinan merupakan peristiwa alamiah, tetapi pada kenyataannya banyak ibu khawatir menjalaninya. Terutama akibat rasa sakit yang teramat hebat yang terjadi pada saat kontraksi, kondisi ini menyebabkan para ibu merasa tegang dan mengalami kecemasan. Tujuan PKM: untuk memberikan pemahaman kepada pendamping keluarga terhadap tingkat kecemasan ibu selama proses persalinan normal di wilayah kerja Puskesmas Sukabumi. Metode PKM: Metode pengabdian pada masyarakat yaitu dengan memberikan Sosialisasi Peran Pendamping Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Selama Proses Persalinan Normal di Wilayah Kerja Puskesmas Sukabumi, dimana sasaran pengabdian pada masyarakat yaitu pendamping keluarga pasien. Jumlah partisipan yang diundang buat berpartisipasi dalam aktivitas ini beberapa 35 orang. Instrumen dalam penelitian adalah kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus Chi square. Hasil penelitian: Dari hasil uji chi-square didapatkan p=0,172 (p value < 0,05), di mana dapat disimpulkan tidak ada hubungan yang bermakna antara Peran Pendamping Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Selama Proses Persalinan Normal di wilayah kerja Puskesmas Sukabumi. Saran: Diharapkan kepada pendamping persalinan untuk selalu member dukungan kepada ibu baik bantuan secara langsung maupun tidak langsung atau dengan selalu menemani ibu hingga proses persalinan selesai, dan untuk ibu yang akan bersalin agar lebih banyak mencari informasi tentang persalinan yang bertujuan untuk kesiapan mental ibu saat akan menghadapi persalinan. Socialization of the Role of Family Companions on Mothers' Anxiety Levels During the Normal Childbirth Process in the Sukabumi Community Health Center Work Area Pregnancy and childbirth are natural events, but in reality many mothers are worried about going through them. Especially due to the intense pain that occurs during contractions, this condition causes mothers to feel tense and experience anxiety. The purpose of PKM: to provide understanding to family companions regarding the level of maternal anxiety during the normal delivery process in the Sukabumi Community Health Center working area. PKM Method: The community service method is by providing socialization on the role of family companions regarding maternal anxiety levels during the normal delivery process in the Sukabumi Community Health Center work area, where the target of community service is the patient's family companion. The number of participants invited to participate in this activity was around 35 people. The instrument in the research is a questionnaire. The research results were analyzed using the Chi square formula. Research results: From the results of the chi-square test, p = 0.172 (p value < 0.05), which can be concluded that there is no significant relationship between the role of family companion and the level of maternal anxiety during the normal delivery process in the working area of the Sukabumi Community Health Center. Suggestion: It is hoped that birth attendants will always provide support to the mother either directly or indirectly or by always accompanying the mother until the birthing process is complete, and for mothers who are about to give birth to seek more information about childbirth with the aim of the mother's mental readiness when she is about to give birth. facing childbirth.
Pengaruh Terapi Bermain Puzzle terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah yang Mengalami Hospitalisasi Muhamad Ari Pratama; Eva Martini; Ria Andriani; Tri Utami
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i8.21570

Abstract

ABSTRACT Hospitalization in young children can induce anxiety, potentially impacting emotional development. Puzzle play therapy may offer a non-pharmacological approach to alleviate hospital-related anxiety. To evaluate the effectiveness of puzzle play therapy in reducing anxiety among hospitalized preschool children. A pre-experimental design using one-group pretest-posttest was conducted in the pediatric ward of RSU Pekerja Jakarta Utara. Thirty-two children aged 3–6 years were recruited. Anxiety levels were assessed using a modified version of the SCAS scale. Data analysis utilized the Wilcoxon signed-rank test. The mean anxiety score significantly decreased from 25.28 pre-intervention to 19.19 post-intervention (p 0.001), indicating a positive effect of the therapy. Conclusion: Puzzle play therapy effectively reduces anxiety in hospitalized preschool-aged children and can be integrated into pediatric nursing care. Keywords: Play Therapy, Puzzle, Anxiety, Preschool, Hospitalization  ABSTRAK Hospitalisasi dapat menjadi pengalaman traumatis bagi anak usia prasekolah yang sedang mengalami proses adaptasi perkembangan emosional. Salah satu dampak psikologis yang umum terjadi adalah kecemasan. Terapi bermain seperti puzzle telah terbukti mampu menurunkan kecemasan melalui mekanisme distraksi dan ekspresi emosi. Mengetahui pengaruh terapi bermain puzzle terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Desain penelitian pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest dilakukan terhadap 32 anak usia 3–6 tahun di Ruang Anggrek RSU Pekerja Jakarta Utara. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner modifikasi dari SCAS (Spence Children’s Anxiety Scale). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal. Terdapat penurunan bermakna pada tingkat kecemasan anak, dari rerata 25,28 sebelum intervensi menjadi 19,19 setelah intervensi (p = 0,000). Terapi bermain puzzle terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan pada anak prasekolah yang dirawat di rumah sakit. Kata Kunci: Terapi Bermain, Puzzle, Kecemasan, Anak Prasekolah, Hospitalisasi
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Tingkat Awal Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi Bilqis Ramadhani A; Ernawati Hamidah; Tri Utami
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24234

Abstract

ABSTRACT Anxiety and sleep quality are mental health issues commonly experienced by university students, especially those in the early stages of higher education, which can affect their productivity and overall health. This study aimed to determine the relationship between anxiety levels and sleep quality among first-year students of the Faculty of Health, Universitas Muhammadiyah Sukabumi. This study employed an observational-analytic design with a cross-sectional approach. A total of 93 students were selected using simple random sampling. Data were collected using the Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) to assess anxiety and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to assess sleep quality, and were analyzed using the Chi-square test. Mild anxiety was experienced by 66 respondents (71%), while anxiety was found in 27 respondents (29%). Poor sleep quality was reported by 80.6% of respondents. The Chi-square test showed a relationship between anxiety levels and sleep quality (p = 0.023). This study reveals a significant relationship between anxiety levels and sleep quality among first-year students of the Faculty of Health at Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Keywords: Anxiety, Sleep Quality, Early-Level Students.  ABSTRAK Kecemasan dan kualitas tidur merupakan permasalahan kesehatan jiwa yang sering dihadapi mahasiswa, terutama di tingkat awal pendidikan tinggi, yang dapat mempengaruhi produktivitas dan kesehatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur mahasiswa tingkat awal Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumu. Penelitian ini menggunakan desain observasional-analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 93 mahasiswa dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) untuk menilai kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Tingkat kecemasan ringan dialami oleh 66 responden (71%) sedangkan kecemasan dengan ditemukan pada 27 responden (29%). Kualitas tidur buruk dialami oleh 80,6% responden. Hasil uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur (p=0,023). Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur mahasiswa tingkat awal Fakultas Kesehatan Univeristas Muhammadiyah Sukabumi.  Kata Kunci: Kecemasan, Kualitas Tidur, Mahasiswa Tingkat Awal.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Keislaman dan Perilak Pencegahan Infeksi Menular Seksual pada Mahasiswa Keperawatan UMMI Zahra Bassami; Dhinny Novryanthi; Tri Utami; Amir Hamzah
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i4.24788

Abstract

ABSTRACT Sexually Transmitted Infections (STIs) remain a major public health problem, particularly among young adults including university students. Nursing students in Islamic-based higher education institutions receive not only health-related knowledge but also Islamic values that emphasize self-protection, morality, and healthy behavior. Islamicknowledge is assumed to play an important role in shaping STI prevention behavior through strengthened self-control and value-based decision making. This study aimed to examine the relationship between the level of Islamic knowledge and STI prevention behavior among nursing students at Universitas Muhammadiyah Sukabumi. This study employed a quantitative analytic design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 78 nursing studentsfrom the 2025 cohort selected using total sampling. Data were collected using validated and reliable questionnaires measuring Islamic knowledge and STI prevention behavior. Data analysis included univariate and bivariate analysis using Chi-Square and Fisher’s Exact Test with a significance level of 0.05. The results showed that the majority of respondents had a good level of Islamic knowledge (98.7%) and good STI prevention behavior (97.4%). Fisher’s Exact Test revealed a significant relationship between Islamic knowledge and STI prevention behavior (p = 0.032; p 0.05). In conclusion, Islamic knowledge is significantly associated with STI prevention behavior among nursing students, indicating that strengthening Islamic values within nursing education may contribute to effective STI prevention strategies. Keywords: Islamic Knowledge, Prevention Behavior, Sexually Transmitted Infections, Nursing Students.  ABSTRAK Infeksi Menular Seksual (IMS) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya pada kelompok usia dewasa muda termasuk mahasiswa. Mahasiswa keperawatan pada institusi pendidikan berbasis Islam memiliki karakteristik khusus karena memperoleh pendidikan kesehatan sekaligus penanaman nilai-nilai keislaman yang menekankan penjagaan diri, moralitas, dan perilaku hidup sehat. Pengetahuan keislaman diduga berperan dalammembentuk perilaku pencegahan IMS melalui penguatan kontrol diri dan pengambilan keputusan yang sesuai dengannilai agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan keislaman dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual pada mahasiswa keperawatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 78 mahasiswa keperawatan angkatan 2025 yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan keislaman dan kuesioner perilaku pencegahan IMS yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi- Square dan Fisher Exact Test dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan keislaman kategori baik (98,7%) dan perilaku pencegahan IMS kategori baik (97,4%). Hasil uji Fisher Exact Test menunjukkan nilai p = 0,032 (p 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan keislaman dengan perilaku pencegahan IMS. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan keislaman berhubungan secara signifikan dengan perilaku pencegahan IMS pada mahasiswa keperawatan, sehingga penguatan nilai-nilai keislaman dalam pendidikan keperawatan berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif dalam pencegahan IMS. Kata Kunci: Pengetahuan Keislaman, Perilaku Pencegahan, Infeksi Menular Seksual, Mahasiswa Keperawatan.