Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Kelelahan Fisik dan Mental Relawan pada Respon Bencana di Aceh Nurul 'Afifah Hijami; Zahara Nurfatihah Z
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1085

Abstract

Kelelahan fisik dan mental merupakan masalah kesehatan kerja yang umum terjadi pada relawan tanggap bencana akibat tuntutan kerja yang tinggi, jam kerja yang panjang, dan waktu pemulihan yang terbatas. Kondisi ini dapat menurunkan kinerja dan meningkatkan risiko kesalahan operasional selama respons darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kelelahan fisik dan mental pada relawan tanggap bencana di Aceh serta menganalisis hubungan dengan durasi kerja harian, lama istirahat dalam 24 jam terakhir, dan durasi aktivitas fisik berat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Data dikumpulkan melalui survei daring yang melibatkan 35 relawan yang terlibat langsung dalam kegiatan tanggap bencana di Aceh. Tingkat kelelahan diukur menggunakan Fatigue Assessment Scale. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan distribusi kelelahan, sedangkan analisis bivariat dengan uji chi square digunakan untuk menilai hubungan antarvariabel. Sebagian besar relawan mengalami tingkat kelelahan rendah hingga sedang. Ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat kelelahan dengan durasi kerja harian serta lama istirahat dalam 24 jam terakhir, dengan nilai p kurang dari 0,05. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara durasi aktivitas fisik berat dengan tingkat kelelahan, dengan nilai p lebih dari 0,05. Temuan ini menegaskan pentingnya pengaturan jam kerja dan pemenuhan waktu istirahat yang cukup untuk melindungi kesehatan relawan.
Kesehatan Mental, Stres Kerja, dan Burnout Sebagai Isu K3 Di Indonesia: Tinjauan Literatur Nurul 'Afifah Hijami
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1095

Abstract

Psychosocial risks in the workplace, such as high workload, role conflict, and low organizational support, are increasingly recognized as key determinants in occupational health and safety. Chronic exposure to these factors is associated with work-related stress, burnout, mental health problems, and reduced productivity and workplace safety. This review aims to analyze recent scientific evidence on work-related stress and burnout among workers and their impact on health and organizational performance. A literature review was conducted on articles published in Indonesian and English in peer reviewed journals over the past eight years. Included study designs comprised systematic reviews, meta-analyses, randomized controlled trials, cohort studies, cross-sectional studies, and qualitative studies measuring work-related stress, burnout, or psychosocial risks in occupational settings. The findings indicate a consistent association between psychosocial risks and increased levels of work-related stress and burnout across various sectors, including healthcare, transportation, construction, education, and industry. Reported impacts include mental health disorders, increased absenteeism, reduced productivity, and higher risk of occupational accidents. Multilevel organizational interventions demonstrate greater effectiveness compared with individual-based approaches alone. Work-related stress and burnout represent strategic issues in occupational health and safety. Integrating psychosocial risk management into organizational policies and practices is essential to protect workers’ health and maintain workplace safety and performance.