Rahmida Agustina
Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskemas Ilung Rahmida Agustina; Rif'atul Fani
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1160

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan minum obat untuk mencegah kekambuhan. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat pada penderita skizofrenia adalah dukungan keluarga. Dukungan keluarga yang baik dapat membantu pasien menjalani pengobatan dengan lebih teratur dan meningkatkan keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Ilung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak 44 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel dukungan keluarga diukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sedangkan kepatuhan minum obat diukur menggunakan metode pill count. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square melalui program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,004 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita skizofrenia. Dukungan keluarga yang baik berperan dalam meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan secara teratur. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif keluarga dalam mendukung proses pengobatan pasien skizofrenia untuk meningkatkan keberhasilan terapi dan menurunkan risiko kekambuhan.