Andri Andri
Institut Teknologi Sains dan kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan status Fungsional dengan kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Mantangai Andri Andri; Rif'atul Fani
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1203

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan penderitanya, termasuk kemandirian fisik dan kualitas hidup secara menyeluruh. Ketidakmampuan dalam mengelola penyakit dapat menurunkan status fungsional pasien.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas hidup dan status fungsional pada pasien diabetes melitus. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasional melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling pada periode Maret hingga April 2026. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kualitas hidup dan kuesioner status fungsional Barthel Index. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia 46–55 tahun (40%), jenis kelamin perempuan (84%), dan tingkat pendidikan SMA (34%). Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kualitas hidup kategori kurang (70%) dan status fungsional kategori ketergantungan sebagian (70%). Hasil uji bivariat melalui Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,005 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas hidup dengan status fungsional pada pasien diabetes melitus. Terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas hidup dan status fungsional. Pasien dengan kualitas hidup yang baik cenderung memiliki tingkat kemandirian yang lebih tinggi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.