Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dengan Peran Kader Kesehatan dalam Mendukung Kesehatan Mental Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Gangguan Psikologis Masa Nifas Putri Yuliantie; Frani Mariana; Amelia Kartika; Salwa Auliya Shafa Marwa; Noor Arimby; Aurelya Zhira Ananta Natalya
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1459

Abstract

Latar Belakang: Gangguan kesehatan mental selama kehamilan berpotensi meningkatkan risiko masalah psikologis hingga masa nifas. Kader kesehatan memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kepada ibu hamil, namun efektivitas peran tersebut dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki. Tujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan dengan peran kader kesehatan dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil sebagai upaya pencegahan gangguan psikologis pada masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 15 kader kesehatan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan peran kader, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Fisher's Exact Test dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil: Sebagian besar kader memiliki pengetahuan baik (80,0%) dan peran positif (86,7%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan kader dengan peran kader dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil (p = 0,029). Simpulan: Pengetahuan kader berhubungan dengan peran kader dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil. Penguatan kapasitas kader melalui pelatihan kesehatan mental maternal perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan deteksi dini, edukasi, dan pendampingan sebagai upaya pencegahan gangguan psikologis hingga masa nifas.