Suparni Suparni
Teknologi Informasi, Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS USER EXPERIENCE TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI SHOPEE MENGGUNAKAN METODE HEART FRAMEWORK Muhammad Naufal Rifqi Rismawan; Suparni Suparni
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 1 (2025): JATI Vol. 9 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i1.11771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pengguna aplikasi Shopee menggunakan metode Heart Framework, mengingat tingginya penggunaan platform ini di kalangan pengguna berusia 18-34 tahun di Jakarta. Meskipun Shopee menjadi salah satu aplikasi e-commerce paling populer, pengguna masih sering mengalami beberapa masalah, seperti waktu pemuatan aplikasi yang lambat, kesulitan dalam mencari produk yang diinginkan, serta ketidakpuasan terhadap kualitas produk yang terkadang tidak sesuai dengan deskripsi. Masalah-masalah ini dapat memengaruhi tingkat kepuasan dan loyalitas pengguna dalam jangka panjang. Dengan pendekatan Heart Framework yang mencakup variabel Happiness, Engagement, Adoption, Retention, dan Task Success, serta tambahan User Satisfaction, penelitian ini melibatkan 100 pengguna aktif Shopee untuk mengevaluasi pengalaman mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat Happiness, Adoption, Retention, Task Success, dan User Satisfaction berada pada kategori "Sangat Baik," dengan skor masing-masing 83%, 84,7%, 82,2%, 85,2%, dan 84,4%, sementara Engagement berada pada kategori "Baik" dengan skor 74,4%. Level of Usability aplikasi Shopee secara keseluruhan mencapai 82,3%, termasuk dalam kategori "Sangat Baik," yang mencerminkan kepuasan pengguna secara umum terhadap aplikasi ini
ANALISIS PERFORMA GOOGLE DRIVE DAN ONEDRIVE MENGGUNAKAN METODE QUALITY OF SERVICE (QOS) Shafa Yusroni Rizky; Suparni Suparni
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 2 (2026): JATI Vol. 10 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i2.17708

Abstract

Layanan penyimpanan cloud seperti Google Drive dan Microsoft OneDrive semakin banyak digunakan untuk kebutuhan personal, sehingga kualitas layanan menjadi faktor penting. Perbedaan performa kedua layanan belum banyak dianalisis secara komprehensif berdasarkan variasi jaringan akses dan parameter Quality of Service (QoS). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan performa Google Drive dan OneDrive berdasarkan parameter QoS pada berbagai kondisi jaringan. Pengujian dilakukan pada aktivitas upload dan download file berukuran 10 MB, 50 MB, dan 100 MB melalui jaringan Wi-Fi IndiHome 10 Mbps serta jaringan seluler Telkomsel, IM3, dan XL. Setiap pengujian diulang tiga kali. Data lalu lintas direkam menggunakan Wireshark dan dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel berdasarkan standar TIPHON, dengan parameter throughput, latency, jitter, dan packet loss. Hasil menunjukkan Google Drive memiliki throughput lebih tinggi pada sebagian besar skenario, sedangkan OneDrive memiliki latency lebih rendah dan stabil. Nilai jitter dan packet loss pada kedua layanan relatif sama dan berada pada kategori sangat baik. Secara keseluruhan, kedua layanan memiliki kualitas tinggi dan perbedaan performa tidak signifikan, sehingga kualitas lebih dipengaruhi oleh kondisi jaringan yang digunakan.