Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Comparison of the Effectiveness of Audio and Visual Learning Media in Improving Student Learning Outcomes Dery Kurniawan; Dini Fitrianti; Fitri Nur Alya; Hasna Daiyah Islami; Putri Wardani; Sania Alifah; Yuliyanti Yuliyanti
Journal of Contemporary Pedagogy and Learning Science Vol. 1 No. 2 (2026): : May: Scientia Causa: Journal of Contemporary Pedagogy and Learning Science
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/3c5r5361

Abstract

This study aimed to compare the effectiveness of audio and visual learning media in improving students’ learning outcomes. The research employed a quantitative experimental method with a pretest–posttest group design. The sample consisted of 60 eighth-grade students at SMP Negeri 6 Kota Serang, divided equally into an audio group and a visual group through randomization. The research instrument initially comprised 10 multiple-choice items, which were tested for validity prior to implementation. Based on item analysis, four items were declared valid, three items were revised, and a total of seven items were used in both the pretest and posttest. Normality testing using the Kolmogorov–Smirnov test indicated that most data were not normally distributed, leading to the use of the Wilcoxon Signed-Rank Test for hypothesis testing. The results showed that the audio group experienced a significant improvement in learning outcomes (p = 0.005 < 0.05), while the visual group showed no significant improvement (p = 0.390 > 0.05). These findings indicate that audio learning media is more effective than visual learning media in enhancing students’ learning outcomes.    
Cegah Stunting Sejak Dini melalui Edukasi Gizi Seimbang dan Demo Pembuatan Nugget Singkong sebagai Pemanfaatan Pangan Lokal Fitri Nur Alya; Yolla Sukma Handayani; Agness Batrisyia Purwanto; Rahmawati; Raffi Sobriani; Toriq Assodikin; Rizka Safrina Utami
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/18kng025

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan mengenai gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber pangan bergizi. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui edukasi kepada masyarakat serta pengenalan alternatif makanan bergizi yang mudah dibuat dari bahan pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dalam pencegahan stunting serta memberikan keterampilan dalam mengolah singkong menjadi nugget sebagai salah satu produk pangan bergizi berbahan lokal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, edukasi interaktif, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi pembuatan nugget singkong yang melibatkan peserta secara langsung. Sasaran kegiatan adalah masyarakat yang mengikuti program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Evaluasi kegiatan dilakukan pada akhir pelaksanaan melalui kuesioner yang diikuti oleh 35 responden. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 34 responden (97,1%) memilih pengertian stunting yang tepat dan 31 responden (88,6%) memilih seluruh langkah pencegahan stunting yang sesuai. Dalam aspek pemanfaatan pangan lokal, seluruh responden (100%) menyatakan belum mengetahui sebelumnya bahwa singkong dapat diolah menjadi nugget bernutrisi, sedangkan 34 responden (97,1%) memilih kombinasi bahan yang sesuai untuk meningkatkan nilai gizi nugget setelah mengikuti kegiatan. Penilaian terhadap produk menunjukkan rata-rata skor rasa sebesar 4,74 dari 5 dan tekstur sebesar 4,60 dari 5. Seluruh responden menilai proses pembuatan nugget singkong minimal cukup mudah dan menyatakan sangat berminat untuk membuatnya sendiri di rumah. Melalui pelaksanaan kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai penyebab, dampak, dan upaya pencegahan stunting, serta memperoleh pengalaman dalam memanfaatkan singkong menjadi produk pangan yang bergizi, ekonomis, dan bernilai tambah. Dengan demikian, kegiatan ini mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai salah satu upaya mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat secara berkelanjutan.