Dwi Wahyu Ningsih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

E-GOVERNMENT MELALUI GOVERNMENT TO CITIZEN “MONGGO LAPOR” DI HUMAS PEMERINTAH KOTA MAGELANG Dwi Wahyu Ningsih
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Adminitrasi Negara Univeritas Tidar
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v2i2.339

Abstract

Negara berkewajiban melayani setiap warga negara demi tercapainya kebutuhan yang diinginkan oleh setiap warganya. Indonesia merupakan negara demokratis dengan kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Rendahnya mutu pelayanan publik yang diberikan oleh aparatur menjadi citra buruk pemerintah di tengah masyarakat. Masalah yang dihadapi pemerintah terkait pelayanan kepada masyarakat juga dirasakan oleh pemerintah Kota Magelang. Masyarakat membutuhkan   informasi   dan   sarana   yang   praktis   untuk   menyampaikan keluhannya terhadap pemerintah agar keluhan serta kebutuhan informasi masyarakat  cepat terjawab.  Electronic Government merupakan inovasi modern yang dapat memudahkan masyarakat dan pemerintah dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Melalui Electronic Government masyarakat bisa dengan mudahnya berinteraksi dengan pemerintah serta dapat memberikan kritik dan saran seputar Kota Magelang. Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota Magelang adalah bagian dari pemerintahan yang bertugas memberikan pelayanan informasi dan pengaduan masyarakat.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkatan layanan   dan mengkaji  aspek  pendorong  dan  penghambat  layanan  Electronic  Government bidang pengaduan masyarakat dan informasi di bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Magelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dengan analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyjian data dan penarikan kesimpulan.Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa tingkatan layanan ElectronicGovernment berupa komunikasi satu arah, dua arah dan transaksi sudah cukup baik dan bisa memberikan kepuasan kepada masyarakat Kota Magelang melalui website,  media sosial dan koran online,  namun  masih  ada aspek  penghambat berupa kurangnya pelatihan bagi pegawai, anggaran, proses pengaduan dan jaringan internet yang lambat. Namun semua itu dapat dijadikan acuan bagi pegawai Humas untuk memberikan pelayanan yang lebih baik karena berdampingan   dengan   aspek   pendorong   berupa   adanya   landasan   hukum, kerjasama   yang  baik  antar  instansi,   tingginya   animo   masyarakat  terhadap informasi dan wadah pengaduan, dan merupakan pusat  pengaduan masyarakat serta informasi di Kota Magelang. Kata Kunci :  Electronic Government, Hubungan Masyarakat, Informasi, Pengaduan Masyarakat
Analisis Kebutuhan Kipas Untuk Sistem Air Flow Tambang dalam Pt Bukit Asam TBK Unit Pertambangan Ombilin Dwi Wahyu Ningsih; Aris Susilo; Rodiyah Nursani
Jurnal Kendali Teknik dan Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Juli Jurnal Kendali Teknik dan Sains
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jkts-widyakarya.v4i3.6521

Abstract

The ventilation system is a critical factor in underground mining operations, ensuring the availability of fresh air and the dilution of hazardous gases for workers. This study will be conducted at PT Bukit Asam Tbk’s Ombilin Mining Unit (UPO) and will focus on analyzing fan requirements to optimize the airflow system. The issues addressed in this study include the imbalance between the supplied air volume and the size of the working area, as well as the potential for methane (CH₄) and carbon monoxide (CO) accumulation. The research methodology involves direct field measurements of ventilation parameters- such as air velocity, airway cross-sectional area, humidity, and gas concentration levels. The collected data will be processed mathematically to calculate total fresh air requirements based on the number of workers, machinery, and occupational health standards. The study aims to provide technical recommendations regarding the appropriate specifications and placement of fans (both main and auxiliary) to create a safe and productive working environment in compliance with applicable mining safety regulations.