Liya Ftiyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PARTISIPASI PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA CANDIREJO KECAMATAN BOROBUDUR KABUPATEN MAGELANG Liya Ftiyani
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Adminitrasi Negara Univeritas Tidar
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v2i2.344

Abstract

Dengan adanya peraturan pemerintah tentang kepemudaan, kedudukan pemuda menjadi penting dalam proses pembangunan nasional. Seiring dengan perkembangan zaman, pemuda mulai menunjukkan eksistensinya. Hal ini terlihat dari partisipasi pemuda di desa wisata candirejo kecamatan borobudur kabupaten magelang. Partisipasi pemuda di desa candirejo sangat membantu dalam proses pengembangan desa wisata untuk menjadi lebih baik. Dengan dilaksanakannya penelitian di desa wisata candirejo, kecamatan borobudur, kabupaten magelang, diharapkan  dapat  memberikan  gambaran  bagaimana partisipasi  pemuda dalam mengembangkan desa wisata serta apa saja faktor yang mendorong dan menghambat partisipasi pemuda di desa candirejo.Penelitian   ini   menggunakan   pendekatan   kualitatif   dengan   metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan  dokumentasi.  Subyek  penelitian  berjumlah  7  orang  yakni  1  aparatur pemerintah desa candirejo, 1 pengurus koperasi desa wisata candirejo, 5 pemuda desa wisata candirejo. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif kualitatif.Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah partisipasi pemuda di desa candirejo terlihat dari pelibatan pemuda disetiap kelompok masyarakat. Di dalam kelompok   masyarakat   tersebut,   pemuda   ikut   berpartisipasi   dalam   diskusi kelompok, kegiatan-kegiatan kelompok, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan,  dan  turut  serta  dalam  memanfaatkan  hasil  pembangunan.  Adapun faktor  yang mendorong  partisipasi  pemuda  adalah  kesempatan,  kemauan,  dan kemampuan yang dimiliki oleh pemuda. Sedangkan untuk faktor penghambatnya adalah  tidak  maksimalnya  pemuda  dalam  memanfaatkan  kesempatan berpartisipasi, tidak adanya peraturan khusus tentang pemuda, masih kurangnya koordinasi diantara pemerintahan desa, kelompok masyarakat dan pemuda, serta pengaruh globalisasi.    Kata kunci: partisipasi, pemuda 
PARTISIPASI PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA CANDIREJO KECAMATAN BOROBUDUR KABUPATEN MAGELANG Liya Ftiyani; Joko Tri Nugroho; Sri Mulyani
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara Universitas Tidar
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v3i1.477

Abstract

Dengan adanya peraturan pemerintah tentang kepemudaan, kedudukan pemuda menjadi penting dalam proses pembangunan nasional. Hal ini terlihat dari partisipasi pemuda di desa wisata candirejo kecamatan borobudur kabupaten magelang. Partisipasi pemuda di desa candirejo sangat membantu dalam proses pengembangan desa wisata untuk menjadi lebih baik. Penelitian   ini   menggunakan   metode   kualitatif   dengan   pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan  dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah partisipasi pemuda di desa candirejo terlihat dari pelibatan pemuda disetiap kelompok masyarakat. Di dalam kelompok   masyarakat   tersebut,   pemuda   ikut   berpartisipasi   dalam   diskusi kelompok, kegiatan-kegiatan kelompok, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, dan  turut  serta  dalam  memanfaatkan  hasil  pembangunan.  Adapun faktor  yang mendorong  partisipasi  pemuda  adalah  kesempatan,  kemauan,  dan kemampuan yang dimiliki oleh pemuda. Sedangkan untuk faktor penghambatnya adalah  tidak  maksimalnya  pemuda  dalam  memanfaatkan kesempatan berpartisipasi, tidak adanya peraturan khusus tentang pemuda, masih kurangnya koordinasi diantara pemerintahan desa, kelompok masyarakat dan pemuda, serta pengaruh globalisasi. Kata kunci: desa wisata, partisipasi, pemuda