Penanggulangan bencana (PB) sebagai rangkaian kegiatan baik sebelum maupun saat dan sesudah terjadi bencana dilakukan untuk mencegah, mengurangi, menghindari dan memulihkan diri dari dampak yang ditimbulkan oleh bencana. Dalam kurun waktu 2018-2021, di Desa Ketosari juga terjadi tanah longsor yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan material seperti permukiman, lahan pertanian, dan jalur transportasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengkaji kesiapsiagaan masyarakat dalam mitigasi bencana di Desa Ketosari Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara dengan masyarakat sekitar Desa Ketosari Kabupaten Purworejo dan menggunakan literature review yaitu dengan menelaah serta menganalisis dari berbagai kajian berupa dokumen, jurnal, ataupun dari artikel resmi untuk dapat memperoleh informasi yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Ketosari merupakan Daerah yang terletak di Perbukitan Menoreh dimana sebagian besar bertopografi miring sampai sangat terjal dengan jenis batuan yang beku dimana itu menjadikan tanah sangat rawan akan bencana longsor. Maka dari itu perlunya perhatian lebih dari pemerintah untuk membuat program terkait dengan bencana ini. Kesiapsiagaan dalam mitigasi bencana perlu disosialisasikan lebih lanjut oleh pemerintah dalam menangani kasus ini. Peneliti membuat rancangan program pemberdayaan masyarakat yang disebut sebagai program KENANGA (Kesiapsiagaan Penanggulan Bencana). Adapun program kenanga yaitu adanya perencanaan pembangunan yang didalamnya mengandung berbagai upaya pencegahan dari potensi bencana, kesiapsiagaan serta PRB (Pengurangan Risiko Bencana) pasca bencana.Keywords : Pemberdayaan Masyarakat, Mitigasi Bencana, Tanah Longsor