Vivianna Aulia
Universitas Tidar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS STANDAR PELAYANAN PUBLIK MELALUI APLIKASI SIMKAH DI KUA KECAMATAN MAGELANG UTARA Vivianna Aulia; Khusna Nadzif; Husna Selvia
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2478

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Nikah adalah program aplikasi computer berbasis windows yang digunakan untuk pengumpulan Informasi pernikahan dari seluruh KUA di Indonesia yang datanya dikumpulkan dan disimpan secara otomatis di KUA setempat. Sistem Informasi Manajemen Nikah berguna untuk mengumpulkan data – data Nikah dari seluruh Kantor Urusan Agama di Indonesia baik secara online maupun offline, data tersebut akan tersimpan didalam aplikasi SIMKAH ini. Aplikasi SIMKAH juga diterapkan untuk meningkatkan kembali kinerja dan juga kualitas dari pegawai publik yang bekerja di KUA serta bagi pelayanan administrasi nikah terutama di Kecamatan Magelang Utara. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengkaji penerapan pelayanan aplikasi Simkah serta untuk mengetahui Standar Pelayanan Publik Aplikasi Simkah di Kantor Urusan Agama kecamatan Magelang Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik Wawancara mendalam (in-depth interview) dan Observasi dengan Pegawai KUA Kecamatan Magelang Utara dan Calon pengantin selaku pengguna aplikasi Simkah. Didukung data yang diperoleh dengan cara menelaah dan menganalisis berbagai kajian berupa dokumen, jurnal, ataupun artikel resmi untuk memperoleh informasi yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat dua perspektif dari penerapan aplikasi SIMKAH di KUA Kecamatan Magelang Utara. Menurut pengguna meskipun sudah diterapkan namun dalam pelaksanaanya masih sering mengalami beberapa kendala yang harus dihadapi oleh para pengguna. Sedangkan dari perspektif pegawai KUA dengan adanya aplikasi SIMKAH dapat memudahkan para pegawai dalam pencatatan data dan pengelolaan data.Kata Kunci : E-Governance, Efisiensi, Standar Pelayanan
NILAI PUBLIK DALAM PENGEMBANGAN TAMAN HABITAT MELALUI HIDROPONIK Azida Sabrina; Fina Hayatul Faroh; Glagah Krisnawan; Husna Selvia; Khusna Nadzif; Mochammad Aulia Rizky; Vina Apriliyani; Vivianna Aulia; Widy Astuti
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2483

Abstract

Pengembangan diperlukan sebagai bentuk perubahan mendasar menuju arah yang lebih baik sehingga perlu adanya konsep dan strategi menuju transformasi pembangunan melalui nilai publik. Seperti halnya pada Kelurahan Panjang yang merupakan kelurahan terkecil di wilayah Kecamatan Magelang Tengah yang sempit dengan keterbatasan lahan pertanian yang dikhawatirkan dapat mengakibatkan degradasi lahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan nilai publik dalam pengembangan taman habitat melalui hidroponik. Metode yang digunakan merupakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan program pemberdayaan tanaman habitat yang dilakukan melalui teknik hidroponik dianggap cocok untuk mengatasi minimnya lahan pertanian di perkotaan agar tetap asri. Dalam Pengembangan Tanaman Habitat melalui Hidroponik yaitu setiap rumah yang berada di RW 8 akan diberikan bibit tanaman, seperti cabai, kacang panjang, tomat, sawi dan tanaman hias untuk ditanam pada media penanaman hidroponik. Program pemberdayaan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan lahan pertanian secara maksimal.Keywords:  Hidroponik, Nilai Publik, Taman Habitat.
PERENCANAAN PROGRAM KENANGA SEBAGAI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA KETOSARI, KAB. PURWOREJO Vivianna Aulia; Nur Halimah
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2487

Abstract

Penanggulangan bencana (PB) sebagai rangkaian kegiatan baik sebelum maupun saat dan sesudah terjadi bencana dilakukan untuk mencegah, mengurangi, menghindari dan memulihkan diri dari dampak yang ditimbulkan oleh bencana. Dalam kurun waktu 2018-2021, di Desa Ketosari juga terjadi tanah longsor yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan material seperti permukiman, lahan pertanian, dan jalur transportasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengkaji kesiapsiagaan masyarakat dalam mitigasi bencana di Desa Ketosari Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara dengan masyarakat sekitar Desa Ketosari Kabupaten Purworejo dan menggunakan literature review yaitu dengan menelaah serta menganalisis dari berbagai kajian berupa dokumen, jurnal, ataupun dari artikel resmi untuk dapat memperoleh informasi yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Ketosari merupakan Daerah yang terletak di Perbukitan Menoreh dimana sebagian besar bertopografi miring sampai sangat terjal dengan jenis batuan yang beku dimana itu menjadikan tanah sangat rawan akan bencana longsor. Maka dari itu perlunya perhatian lebih dari pemerintah untuk membuat program terkait dengan bencana ini. Kesiapsiagaan dalam mitigasi bencana perlu disosialisasikan lebih lanjut oleh pemerintah dalam menangani kasus ini. Peneliti membuat rancangan program pemberdayaan masyarakat yang disebut sebagai program KENANGA (Kesiapsiagaan Penanggulan Bencana). Adapun program kenanga yaitu adanya perencanaan pembangunan yang didalamnya mengandung berbagai upaya pencegahan dari potensi bencana, kesiapsiagaan serta PRB (Pengurangan Risiko Bencana) pasca bencana.Keywords : Pemberdayaan Masyarakat, Mitigasi Bencana, Tanah Longsor