A Harits Nu'man
Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUKURAN LINTAS DISTRIBUSI BAHAN BAKU PADA RANTAI PASOK DENGAN SIMULASI MONTE CARLO Luthfi Nurwandi; A Harits Nu'man; Iyan Bachtiar
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 2nd, Jakarta 2021
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rantai Suppy merupakan wahana antara aktor pemasok, produsen, dan konsumen. Interaksi ditandai dengan arus barang dari satu aktor ke aktor lainnya, di mana arus barang dipengaruhi oleh kualitas barang sejak pengiriman dari pemasok, ke produsen, sampai ke konsumen. Fenomena ini mengakibatkan kuantitas material, komponen atau barang yang sesuai dengan kebutuhan menjadi berkurang, sementara arus pemenuhan barang harus disesuaikan dengan permintaan konsumen. Kondisi ini penting mendapatkan perhatian serius, terutama perencana pada rantai pasok penting mengukur koefisien jalur rantai pasok, yang menjamin kebutuhan disetiap aktor mampu terpenuhi. Penelitian ini memanfaatkan metode penelitian kauntitatif, yang melibatkan tiga pemasok, satu produsen, dan satu agen distribusi (konsumen). Pengamatan berfokus pada upaya untuk mengatur beberapa pemasok terhadap satu produsen, kemudian produsen mendistribusikan ke distributor, dengan mempertimbangkan kapasitas dan probabilitas munculnya bahan atau barang rang cacat, yang terjadi pada rantai pasokan. Pendekatan simulasi Monte Carlo dimanfaatkan untuk memperkirakan jumlah barang yang harus dikirim dari pemasok ke konsumen, yang memperhatikan volume pengiriman barang, probabilitas kecacatan, serta kuantitas permintaan konsumen. Hasil simulasi menunjukkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan konsumen berdasarkan, kesesuaian kualitas barang yang didistribusikan maka produsen penting untuk mengatur arus barang dari pemasok, yang disesuaikan dengan munculnya kecacatan pada saat bahan atau barang dialirkan pada lintas distribusi rantai pasok.