Nurul Hidayah Andarini
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Akal (‘Aql) dalam Al-Qur’an: Pendekatan Tafsir Tematik terhadap Linguistik dan Ayat-Ayatnya Nurul Hidayah Andarini; Achmad Khudori Soleh; Muhammad Nurullah Erfany
At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 7 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/gwpecg29

Abstract

Perkembangan kehidupan modern yang ditandai oleh arus globalisasi dan derasnya informasi telah memunculkan berbagai persoalan dalam pemahaman keagamaan, terutama terkait lemahnya penggunaan akal secara kritis dan reflektif. Kondisi ini berdampak pada munculnya pola pikir tekstual, penyederhanaan makna ajaran, serta rendahnya kemampuan analisis dalam memahami Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep akal (‘aql) dalam Al-Qur’an secara komprehensif, khususnya dari aspek linguistik, ruang lingkup objek pemikiran, dan fungsinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui metode tafsir tematik (maudhu’i) yang dipadukan dengan analisis linguistik terhadap ayat-ayat yang mengandung lafadz ‘aql. Sumber data utama adalah Tafsir Al-Mishbah, didukung oleh literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan 1) lafadz ‘aql dalam Al-Qur’an muncul dalam bentuk kata kerja sebanyak 49 kali, yang menegaskan bahwa akal merupakan aktivitas dinamis. 2) objek pemikiran akal mencakup dimensi empiris, historis, psikis, metafisik, eskatologis, serta moral-keagamaan. 3) dan akal juga berfungsi sebagai instrumen yang menggunakan potensi intelektualnya untuk pengenalan dan pengesaan Allah, pemahaman ayat-ayat Al-Qur’an, serta kesadaran diri dan pertanggungjawaban. Dengan demikian, akal dalam Al-Qur’an merupakan instrumen integratif yang menghubungkan rasionalitas dan spiritualitas guna membentuk kesadaran keagamaan yang utuh dan relevan dengan tantangan zaman.