Iceu Sri Agustina
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH LIFESTYLE, MEDIA SOSIAL, DAN ISLAMIC BRANDING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN FASHION MUSLIM PADA MAHASISWA PERGURUAN TINGGI SWASTA (PTS) DI KOTA PALEMBANG Tiara Puspitasari; Hilda; Iceu Sri Agustina
Lentera Jurnal Manajemen Vol. 4 No. 2 (2026): Lentera Jurnal Manajemen
Publisher : Lentera Ilmu Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

- Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia sehingga memiliki potensi yang sangat besar dalam perkembangan industri fashion halal, khususnya fashion muslim. Perkembangan media sosial yang semakin pesat turut memengaruhi gaya hidup masyarakat, terutama mahasiswa, dalam menentukan pilihan produk fashion. Selain itu, penerapan Islamic branding juga menjadi salah satu faktor penting yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk fashion muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lifestyle, media sosial, dan Islamic branding terhadap keputusan pembelian fashion muslim pada mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Palembang yang pernah membeli produk fashion muslim. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Model persamaan regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Y = 5,986 + 0,264X1 + 0,273X2 + 0,212X3 + e. Persamaan regresi tersebut menunjukkan bahwa variabel lifestyle, media sosial, dan Islamic branding memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian fashion muslim. Artinya, semakin baik lifestyle, media sosial, dan Islamic branding yang dirasakan mahasiswa, maka keputusan pembelian fashion muslim juga akan meningkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Variabel media sosial menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi keputusan pembelian karena memiliki nilai koefisien regresi terbesar, yaitu sebesar 0,273, diikuti oleh lifestyle sebesar 0,264 dan Islamic branding sebesar 0,212. Kata Kunci: Lifestyle, Media Sosial, Islamic Branding, Keputusan Pembelian, Fashion Muslim.
Pengaruh Modal Usaha, Tenaga Kerja Dan Inovasi Produk Terhadap Peningkatan Pendapatan ( Studi Kasus Pada Pengrajinan Tikar Purun Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir Dalam Perspektif Ekonomi Islam) Deta Hariani; Hilda; Iceu Sri Agustina
Lentera Jurnal Manajemen Vol. 4 No. 2 (2026): Lentera Jurnal Manajemen
Publisher : Lentera Ilmu Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of business capital, labor, and product innovation on income improvement among purun mat craftsmen in Pedamaran District, Ogan Komering Ilir Regency, from an Islamic economic perspective. This research used a quantitative method. Data were collected through questionnaires distributed to 96 respondents. The sampling technique used was the Lemeshow technique. Data analysis was conducted using multiple linear regression analysis with the assistance of IBM SPSS Statistics.The results of the t-test showed that the business capital variable had a positive and significant effect on income improvement, labor had a positive and significant effect on income improvement, and product innovation had a positive and significant effect on income improvement. The simultaneous test results (F-test) indicated that business capital, labor, and product innovation simultaneously had a significant effect on the income improvement of purun mat craftsmen in Pedamaran District, Ogan Komering Ilir Regency. From the perspective of Islamic economics, business capital, labor, and product innovation are considered part of effort, creativity, and business development in accordance with Islamic principles to improve community welfare. Keywords: Business Capital, Labor, Product Innovation, Income Improvement.
MANAJEMEN STRATEGI PROGRAM GEROBAK CAHAYA SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI MUSTAHIK DI YBM PLN UID S2JB Siti Nurhaliza; Emi Yulia Siska; Iceu Sri Agustina
Lentera Jurnal Manajemen Vol. 4 No. 2 (2026): Lentera Jurnal Manajemen
Publisher : Lentera Ilmu Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Gerobak Cahaya merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif yang dijalankanoleh YBM PLN UID S2JB dalam upaya meningkatkankesejahteraan mustahik melalui bantuan usaha produktif. Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi pelaku usaha kecil yang memilikiketerbatasan modal dan sarana usaha sehingga membutuhkandukungan dalam mengembangkan usahanya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambatpelaksanaan strategi Program Gerobak Cahaya, formulasi strategi program, implementasi strategi dalam pendayagunaan dana zakat produktif, serta evaluasi strategi terhadap keberlangsungan usahamustahik penerima manfaat. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informanpenelitian terdiri dari Manajer Amil, Bendahara Amil YBM PLN UID S2JB, serta mustahik penerima manfaat Program GerobakCahaya. Teknik analisis data menggunakan analisis SWOT yang meliputi identifikasi faktor internal dan eksternal, serta perumusanstrategi SO, WO, ST, dan WT. Keabsahan data dilakukan melaluitriangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa faktor pendukung Program Gerobak Cahaya meliputi adanya pendampingan dan pembinaan usaha, monitoring usaha secara berkala, transparansi pengelolaan dana zakat, sertausaha penerima manfaat yang telah berjalan sebelumnya. Adapun faktor penghambat meliputi kurang aktifnya penerima manfaatdalam pembinaan, kondisi kesehatan penerima manfaat, dan kendala teknis dalam penggunaan gerobak usaha. Secarakeseluruhan, Program Gerobak Cahaya dinilai mampu membantumeningkatkan pemberdayaan ekonomi mustahik melaluipendayagunaan zakat produktif yang disertai pendampingan dan pembinaan usaha.