Ni Luh Putu Ariani
Bagian Poli Gigi UPTD Puskesmas Baturiti II Tabanan Denpasar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Comparison of pulp necrosis and root gangrene cases at the Dental Clinic of the Baturiti II Community Health Centre in Tabanan: Perbandingan kasus nekrosis pulpa dan gangren radiks di Poli Gigi UPTD Puskesmas Baturiti II Tabanan Kadek Adisty Maharani Putri; Ni Putu Idaryati; Ni Luh Putu Ariani
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi yang tidak dirawat dapat berkembang menjadi nekrosis pulpa dan selanjutnya menjadi gangren radiks; keduanya berpotensi menimbulkan infeksi jika dibiarkan. Penelitian ini membandingkan prevalensi kunjungan kasus nekrosis pulpa dan gangren radiks berdasarkan jenis kelamin dan usia di UPTD Puskesmas Baturiti II Tabanan selama Januari-Maret 2025. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan teknik purposive sampling pada data sekunder sistem e-puskesmas. Tampak prevalensi gangren radiks (7,2%) lebih tinggi dibandingkan nekrosis pulpa (5,9%). Kunjungan pasien perempuan lebih dominan pada kedua kasus, 52,7% pada nekrosis pulpa dan 56,5% pada gangren radiks. Kelompok usia 20-44 tahun menjadi usia terbanyak pada nekrosis pulpa (42,1%), sedangkan gangren radiks paling banyak terjadi pada usia 45-59 tahun (34,8%). Hal ini menunjukkan keterlambatan perawatan gigi yang berdampak pada progresivitas penyakit. Faktor perilaku dan tingkat pengetahuan masyarakat yang masih rendah turut berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian. Disimpulkan bahwa peningkatan komunikasi, informasi, dan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut diperlukan terutama pada fasilitas pelayanan kesehatan primer.