Surahman, Cucun
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Tadabbur dalam Al-Qur’an QS. Shad [38]:29 sebagai Landasan Sinergi Pikiran dan Hati dalam PAI Rahmi, Utami Qonita; Surahman, Cucun; Sumarna, Elan
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/knjpjx83

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi konsep tadabbur sebagaimana yang dipresentasikan dalam Al-Qur'an, khususnya dalam QS. Shad [38]:29, dan perannya yang potensial dalam mendorong sinergi antara akal dan hati dalam Pendidikan Agama Islam. (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi dan aplikasi praktis tadabbur dalam konteks pendidikan, dengan fokus khusus pada PAI. Menggunakan kombinasi tinjauan pustaka dan analisis kualitatif, temuan menunjukkan bahwa tadabbur berfungsi sebagai pendekatan pembelajaran komprehensif yang menyelaraskan dimensi intelektual dan spiritual pada siswa. Melalui refleksi mendalam terhadap ayat-ayat Al-Qur'an, siswa tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif mereka tetapi juga terlibat dalam pertumbuhan pribadi dan spiritual, menyelaraskan karakter mereka dengan nilai-nilai Islam. QS. Shad [38]:29 menyoroti pentingnya mengintegrasikan pembelajaran kognitif dengan pengembangan moral dan karakter. Dalam PAI, tadabbur berfungsi sebagai metode yang dimulai dengan pendekatan yang disengaja, di mana siswa terlibat dalam pembacaan Al-Qur'an yang tulus dengan tempo yang terukur, berusaha memahami maknanya, dan merenungkan ayat-ayatnya. Proses ini memungkinkan siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai Qur'an, mendorong kecerdasan, kebajikan, dan akuntabilitas dalam kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu, model tadabbur ini dapat diterapkan baik dalam lingkungan pendidikan formal maupun non-formal, menawarkan pendekatan yang berharga untuk pembentukan karakter. Melalui langkah-langkah sistematis, hal ini memungkinkan siswa tidak hanya memahami ajaran agama secara intelektual tetapi juga menerapkannya secara praktis. Pada akhirnya, tadabbur memperkuat koneksi spiritual siswa dan mendorong integrasi nilai-nilai Quran ke dalam karakter mereka, menjadikannya alat yang efektif untuk pengembangan holistik dalam pendidikan agama Islam.