Ase Kurniawan
IAILM Suryalaya, Tasikmalaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Karakter Berbasis Riyadhoh TQN Suryalaya dalam Perspektif KH. A. Shohibul Wafa Tajul ‘Arifin ra. (Abah Anom) Ratna Kusmana; Suhrowardi; Ase Kurniawan
THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2025): THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Prodi PAI IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/tjpi.v8i1.1509

Abstract

This study aims to identify and analyze the implementation of character education based on riyadhoh in the Qadiriyah Naqsyabandiyah Order (TQN) Suryalaya according to Abah Anom's view. The research method used is qualitative research with data collection techniques using observation, interview and documentation techniques. Observations were conducted to directly see the amaliyah riyadhoh applied at the Suryalaya Islamic Boarding School, while interviews were conducted with ikhwan akhwat or students, as well as figures who understand the teachings of Abah Anom. Documentation is used to collect data from various written sources, such as books, articles, and official documents of Islamic boarding schools. The results of the study indicate that riyadhoh-based character education at TQN Suryalaya includes spiritual training and special practices aimed at getting closer to Allah SWT, improving morals, and forming a strong personality. Riyadhoh taught by Abah Anom includes dhikr, khotaman, manaqiban, pilgrimage, fasting, qiyamullail, and various other forms of worship that are carried out consistently and carried out under the guidance of a mursyid. The implementation of this character education has a positive impact on the formation of the character of students, such as increasing patience, honesty, discipline, and responsibility. From the results of observations and interviews, character education through riyadhoh amaliyah activities has been applied well and in accordance with applicable regulations, although there are several obstacles for brothers and sisters who still deviate in their behavior, but can be minimized so that the morals of students have seen an increase after participating in riyadhoh activities, namely in terms of behaviour, words and deeds. This study provides results that riyadhoh in TQN Suryalaya in Abah Anom's perspective is not only a spiritual practice, but also an effective method in character education that is able to shape ikhwan akhwat into individuals with noble morals and strong personalities.
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Panahan Ula Nur Azizah; Ase Kurniawan; Saeful Anwar
THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2025): THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Prodi PAI IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyimpangan nilai karakter yang sering terjadi di era digital seperti saat ini adalah menjadikan penggunanya lebih bersifat apatis dan individualisme. Hal ini tidak terjadi pada orang dewasa saja, melainkan juga anak-anak. Mereka lebih memilih menyelami dunia digital tanpa peduli dengan lingkungan sekitar. Lebih banyak bersentuhan dengan gadget daripada harus bertemu dan berinteraksi dengan teman sebaya yang berada di lingkungannya. Hal tersebut menjadi tugas bersama keluarga atau orang tua, sekolah, dan masyarakat, agar anak tersebut tidak terkontaminasi dampak negatif dari era digitalisasi yang ada saat ini. Pendidikan karakter ialah pendidikan yang mengedepankan esensi dan makna terhadap moral dan akhlak, sehingga hal tersebut akan mampu membentuk pribadi peserta didik yang baik. Pelaksanaan program ekstrakurikuler panahan di sekolah SMKIT Abu Dzar merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik yang bertujuan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui kegiatan yang terstruktur. Program ini dirancang sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan mempersiapkan peserta didik di SMKIT Abu Dzar menjadi sumber daya manusia yang berkarakter. Implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan panahan dilaksanakan berdasarkan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan mencakup penentuan manfaat, tujuan, pembina, dan materi pelatihan. Pengorganisasian melibatkan pembagian tugas dan wewenang untuk mencapai tujuan program. Pelaksanaan dilakukan setiap hari Sabtu di lapangan sekolah, sementara evaluasi mencakup aspek kehadiran, ketangkasan, ketepatan, keberanian, dan keterampilan. Program panahan ini berhasil menanamkan nilai-nilai karakter seperti spiritualitas, disiplin, kerja keras, kemandirian, penghargaan terhadap prestasi, dan sikap bersahabat/komunikatif. Karakter ini tercermin dalam kebiasaan sehari-hari peserta didik di sekolah, yang berkembang melalui praktik berulang sehingga menjadi bagian dari kehidupan mereka serta nilai-nilai karakter yang ditanamkan berdampak positif baik bagi diri peserta didik.