Abstract. Women with Rheumatoid Arthritis (RA) experience physical and psychological challenges, including stress that may worsen their condition. This study examined the influence of partner support and dyadic coping on stress levels among women with RA in the SAHARA Community. A quantitative causal design was used with 91 female participants selected through a population study. Data were collected using the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Dyadic Coping Inventory (DCI), and Rheumatoid Arthritis Distress Scale (RADS). Multiple linear regression was performed using SPSS. The results showed that partner support did not significantly affect stress levels (p = 0.985), whereas dyadic coping significantly reduced stress (p = 0.006). Together, both variables significantly influenced stress. These findings suggest that dyadic coping is more effective than perceived partner support in reducing stress. Strengthening dyadic coping may help reduce stress and improve the psychological well-being of women with RA. Abstrak. Wanita dengan Rheumatoid Arthritis (RA) menghadapi tantangan fisik dan psikologis, termasuk stres yang dapat memperburuk kondisi kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dukungan pasangan dan dyadic coping terhadap tingkat stres pada wanita dengan RA di Komunitas SAHARA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan melibatkan 91 responden yang dipilih melalui metode studi populasi. Data dikumpulkan menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Dyadic Coping Inventory (DCI), dan Rheumatoid Arthritis Distress Scale (RADS). Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa dukungan pasangan tidak berpengaruh signifikan terhadap stres (p = 0,985), sedangkan dyadic coping berpengaruh signifikan dalam menurunkan stres (p = 0,006). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap stres. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan dyadic coping penting untuk membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan psikologis wanita dengan RA.