p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Riset Psikologi
Suci Nugraha
Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Dukungan Pasangan dan Dyadic Coping terhadap Tingkat Stres pada Wanita dengan Rheumatoid Arthritis Abidah Syakirah; Suci Nugraha
Jurnal Riset Psikologi Volume 6, No. 1 Juli 2026, Jurnal Riset Psikologi (JRP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrp.v6i1.10324

Abstract

Abstract. Women with Rheumatoid Arthritis (RA) experience physical and psychological challenges, including stress that may worsen their condition. This study examined the influence of partner support and dyadic coping on stress levels among women with RA in the SAHARA Community. A quantitative causal design was used with 91 female participants selected through a population study. Data were collected using the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Dyadic Coping Inventory (DCI), and Rheumatoid Arthritis Distress Scale (RADS). Multiple linear regression was performed using SPSS. The results showed that partner support did not significantly affect stress levels (p = 0.985), whereas dyadic coping significantly reduced stress (p = 0.006). Together, both variables significantly influenced stress. These findings suggest that dyadic coping is more effective than perceived partner support in reducing stress. Strengthening dyadic coping may help reduce stress and improve the psychological well-being of women with RA. Abstrak. Wanita dengan Rheumatoid Arthritis (RA) menghadapi tantangan fisik dan psikologis, termasuk stres yang dapat memperburuk kondisi kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dukungan pasangan dan dyadic coping terhadap tingkat stres pada wanita dengan RA di Komunitas SAHARA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan melibatkan 91 responden yang dipilih melalui metode studi populasi. Data dikumpulkan menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Dyadic Coping Inventory (DCI), dan Rheumatoid Arthritis Distress Scale (RADS). Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa dukungan pasangan tidak berpengaruh signifikan terhadap stres (p = 0,985), sedangkan dyadic coping berpengaruh signifikan dalam menurunkan stres (p = 0,006). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap stres. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan dyadic coping penting untuk membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan psikologis wanita dengan RA.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Akademik Doktoral Jawa Barat Ayuni Yasmin Adianti Suharta; Suci Nugraha
Jurnal Riset Psikologi Volume 6, No. 1 Juli 2026, Jurnal Riset Psikologi (JRP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrp.v6i1.10373

Abstract

Abstract. Doctoral students face various academic and psychological challenges, including research demands, publication pressure, and role conflicts in their personal and professional lives. These conditions require academic resilience, defined as the ability to adapt and persist under academic stress. This study aimed to examine the influence of emotional intelligence and social support on academic resilience among doctoral students in West Java. A quantitative approach with a cross-sectional survey design was employed, involving 120 active doctoral students from several institutions. Data were collected using the Assessing Emotional Scale (AES), the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), and the Academic Resilience Scale (ARS-30). Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results indicate that emotional intelligence and social support have a positive and significant effect on academic resilience. An R-Square value of 0.840 shows that both variables explain 84% of the variance in academic resilience. These findings highlight the importance of strengthening emotional intelligence and social support to enhance doctoral students’ academic success. Abstrak. Mahasiswa program doktoral menghadapi berbagai tantangan akademik dan psikologis, seperti tuntutan penelitian, tekanan publikasi, serta konflik peran dalam kehidupan pribadi dan profesional. Kondisi tersebut memerlukan ketahanan akademik, yaitu kemampuan untuk beradaptasi dan bertahan dalam menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap ketahanan akademik mahasiswa doktoral di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional terhadap 120 mahasiswa program doktoral aktif dari berbagai institusi. Data dikumpulkan menggunakan Assessing Emotional Scale (AES), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Academic Resilience Scale (ARS-30), kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan akademik. Nilai R-Square sebesar 0,840 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 84% variasi ketahanan akademik. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional dan dukungan sosial untuk meningkatkan keberhasilan akademik mahasiswa program doktoral.