Pendahuluan: Angka Kematian Ibu (AKI) masih tinggi, terutama di layanan primer, salah satunya disebabkan oleh keterlambatan penanganan kegawatdaruratan obstetri. Pemanfaatan teknologi digital, seperti aplikasi MidwifeResQ dengan fitur Emergency Button, berpotensi mempercepat respons tenaga kesehatan dan meningkatkan kepuasan pasien. Tujuan:Untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi MidwifeResQ dalam mempercepat penanganan kegawatdaruratan obstetri dan meningkatkan kepuasan pasien di Klinik Pratama Tanjung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan satu kelompok (one-group pretest-posttest). Sampel terdiri dari 22 ibu hamil berisiko tinggi. Kepuasan pasien diukur menggunakan Patient Satisfaction Questionnaire Form (PSQ-18), sedangkan kondisi klinis pasien dievaluasi menggunakan Maternal Early Warning Criteria (MEWC). Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon untuk membandingkan skor pre- dan post-intervensi. Hasil: Setelah intervensi dengan aplikasi MidwifeResQ, terdapat peningkatan signifikan skor PSQ-18, dengan mayoritas pasien beralih dari kategori ‘cukup puas’ menjadi ‘puas’ atau ‘sangat puas’. Skor MEWC menunjukkan perbaikan kondisi klinis, di mana sebagai responden berpindah dari kategori ‘perubahan signifikan’ ke ‘normal’ atau ‘perubahan ringan’ (Asymp. Sig. 0,05). Kesimpulan: Aplikasi MidwifeResQ efektif dalam mempercepat respons tenaga kesehatan terhadap kegawatdaruratan obstetri dan meningkatkan kepuasan pasien. Temuan ini mendukung pengembangan strategi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan obstetri di layanan primer.