Aolia Zumaro
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI GURU MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS TINGGI DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERKALIAN DAN PEMBAGIAN DI SDN 38 CAKRANEGARA Aolia Zumaro; Darmiany; Vivi Rachmatul Hidayati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru mengidentifikasi kesulitan belajar siswa dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian, jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian, serta strategi guru mengatasi kesulitan belajar siswa kelas tinggi dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian di SDN 38 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV, V, dan VI. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan strategi guru mengidentifikasi kesulitan belajar siswa kelas tinggi dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian, yakni dengan memberikan tes awal kepada siswa, memperhatikan perilaku siswa yang tidak wajar, dan menganalisis hasil belajar yang didapat oleh siswa dari latihan maupun ulangan. Jenis kesulitan yang dialami siswa kelas tinggi dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian berupa siswa sulit melakukan operasi hitung dasar, sulit memahami konsep, sulit dalam memecahkan masalah, sulit dalam menghapal perkalian, sulit berkonsentrasi, dan cepat jenuh serta mudah lupa. Strategi yang digunakan oleh guru untuk mengatasi kesulitan belajar siswa kelas tinggi tersebut, yakni dengan memberikan bimbingan belajar, memanfaatkan media pembelajaran, menerapkan metode tutor sebaya, dan mengatur tempat duduk siswa.