Abdul Khalik
ITKes Muhammadiyah Selong Lombok Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan inovasi produk dan digitalisasi pemasaran untuk pengembangan ekonomi kreatif pengerajin rotan di Desa Sukarare Lombok Timur Irfan Azim; Abdul Khalik
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas inovasi produk dan digitalisasi pemasaran pengrajin rotan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama Rotan melalui pendekatan pendampingan partisipatif. Metode yang digunakan adalah desain evaluasi kuantitatif pra-pascates yang dilengkapi data kualitatif, melibatkan 30 pengrajin sebagai responden kuesioner dan lima informan kunci untuk wawancara mendalam. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, perencanaan program, pelatihan, pendampingan intensif, dan evaluasi selama kurang lebih lima minggu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua aspek yang didampingi. Pada aspek inovasi produk, skor persepsi berada pada kategori tinggi (3,68) dengan kenaikan rata-rata jumlah varian produk sebesar 87,30 persen dan produksi bulanan sebesar 33,79 persen. Pada aspek digitalisasi pemasaran, skor persepsi juga berada pada kategori tinggi (3,75), diikuti peningkatan omzet bulanan sebesar 42,33 persen serta perluasan kanal pemasaran dari konvensional menjadi kombinasi konvensional dan digital. Hasil wawancara mendalam memperkuat temuan tersebut sekaligus mengungkap kendala yang masih dihadapi, yaitu keterbatasan literasi digital lanjutan, keterbatasan modal bahan baku, dan infrastruktur internet desa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan terintegrasi antara inovasi produk dan digitalisasi pemasaran efektif meningkatkan kapasitas usaha pengrajin rotan berbasis pedesaan dalam jangka pendek, sehingga diperlukan pendampingan lanjutan untuk memastikan keberlanjutan dampak dalam jangka panjang.