This Author published in this journals
All Journal Social Empirical
Farhan Alhu Linadri
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ketimpangan Pengetahuan Lingkungan antara Masyarakat Kota dan Desa Dian Aulia Purnama; Alifia Izmi Azzahra; Ani Agustina; Aliya Syaputry; Farhan Alhu Linadri; Delmira Syafrini; Muhammad Hidayat
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan dekonstruksi sosiologis terhadap fenomena ketimpangan pengetahuan lingkungan yang terjadi antara masyarakat perkotaan dan pedesaan di Indonesia. Secara mendalam, kajian ini hendak memetakan sejauh mana disparitas posisi sosial dan aksesibilitas wilayah mempengaruhi derajat penguasaan informasi krisis ekologi serta kesiapsiagaan bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang berlandaskan paradigma interpretatif, dengan menerapkan studi perbandingan antara karakteristik wilayah urban dan rural. Data dikumpulkan melalui teknik triangulasi yang meliputi wawancara mendalam terhadap informan lintas generasi, observasi partisipatif pada fasilitas publik, serta studi dokumentasi literatur sekunder terkini. Hasil penelitian mengungkap bahwa masyarakat perkotaan memiliki keunggulan akses informasi berbasis teknologi digital serta literasi lingkungan teoretis-global. Sebaliknya, masyarakat pedesaan mengalami kendala infrastruktur digital dan "kemiskinan informasi", tetapi memiliki keunggulan dalam pengetahuan praktis yang berakar kuat pada kearifan lokal, norma adat, dan sensitivitas ekologis langsung. Kesenjangan pengetahuan ini diperburuk oleh pola komunikasi kebijakan pemerintah yang terlalu elitis dan bersifat dari atas ke bawah (top-down), sehingga istilah ilmiah sulit dipahami masyarakat bawah. Studi ini menyimpulkan pentingnya peran mahasiswa sebagai jembatan informasi untuk merumuskan model komunikasi kebijakan yang inklusif, partisipatif, dan transformatif guna mengintegrasikan pengetahuan saintifik modern dengan kearifan lokal demi mewujudkan keadilan ekologis serta pembangunan yang berkelanjutan.