Rendahnya minat baca, keterbatasan akses teknologi, serta terbatasnya bahan ajar yang kontekstual dan berbasis budaya lokal masih menjadi permasalahan utama yang dihadapi mahasiswa calon guru di Papua, khususnya di STKIP Kristen Wamena yang termasuk dalam daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Kondisi ini mendorong perlunya inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi sekaligus mengintegrasikan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul literasi sastra berbasis cerita rakyat Papua Pegunungan serta menguji tingkat validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya dalam mendorong minat baca mahasiswa calon guru. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi PGSD dan Bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan persentase ahli media 80%, ahli sastra 78%, ahli bahasa 100% dan ahli budaya 98%. Uji praktikalitas menunjukkan peningkatan signifikan sehingga e-modul tergolong sangat praktis dengan skor rata-rata 95,9%. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan minat baca mahasiswa setelah menggunakan e-modul. Uji Paired Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sedangkan analisis N-Gain menunjukkan skor rata-rata 0,45 dalam kategori sedang. Dengan demikian, e-modul ini valid, praktis, dan efektif dalam mendorong minat mahasaswa calon guru melalui media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan kontekstual serta memperkuat pemahaman budaya lokal.