Maftuh
Universitas Kiai Abdullah Faqih

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN STRUKTUR DAN FUNGSI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL: (Tinjauan Teori Fungsional Struktural) Mochamad Faidlul Abrori; Maftuh; Mohammad Rofiq
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas teori fungsional struktural sebagai salah satu pendekatan utama dalam sosiologi yang menjelaskan bagaimana masyarakat dapat mempertahankan keteraturan, stabilitas, dan keberlanjutan. Pendekatan ini memandang masyarakat sebagai suatu sistem yang tersusun atas bagian-bagian yang saling berhubungan dan memiliki fungsi tertentu bagi keseluruhan sistem sosial. Melalui analisis terhadap konsep struktur sosial yang meliputi nilai, norma, peran, status, serta institusi, artikel ini menjelaskan bagaimana struktur menciptakan pola perilaku dan mekanisme sosial yang memungkinkan individu berinteraksi secara teratur. Selain itu, pembahasan mengenai fungsi sosial menunjukkan kontribusi nyata setiap elemen dalam menjaga integrasi dan keseimbangan masyarakat. Teori Talcott Parsons dengan skema AGIL serta konsep fungsi manifes dan laten dari Robert K. Merton menjadi landasan utama dalam memahami hubungan timbal balik antara struktur dan fungsi. Artikel ini juga menyoroti bagaimana institusi keluarga, pendidikan, dan hukum mencerminkan keterkaitan tersebut dalam praktik kehidupan sosial. Dengan menggunakan metode studi pustaka, artikel ini menyimpulkan bahwa keseimbangan sosial tercipta melalui kerja selaras struktur dan fungsi yang saling memperkuat dalam menjaga keteraturan masyarakat.
EKSISTENSI PONDOK PESANTREN DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER DI ERA DIGITAL Sofiyatun Muniroh; Maftuh
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v6i1.974

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Islam di Indonesia. Di tengah akselerasi transformasi digital, pesantren dituntut untuk beradaptasi tanpa kehilangan identitas keislaman dan tradisi keilmuannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi pondok pesantren dalam mengembangkan pendidikan Islam kontemporer di era digital serta mengidentifikasi strategi adaptif yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap artikel jurnal dengan literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mampu mempertahankan eksistensinya melalui integrasi teknologi digital dalam pembelajaran, inovasi kurikulum, serta penguatan literasi digital santri. Namun demikian, tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kesenjangan kompetensi digital tenaga pendidik, dan resistensi kultural masih menjadi hambatan signifikan. Oleh karena itu, diperlukan model transformasi pendidikan pesantren berbasis nilai (value-based digital transformation) agar tetap relevan dan kompetitif di era global.