Artikel ini membahas teori fungsional struktural sebagai salah satu pendekatan utama dalam sosiologi yang menjelaskan bagaimana masyarakat dapat mempertahankan keteraturan, stabilitas, dan keberlanjutan. Pendekatan ini memandang masyarakat sebagai suatu sistem yang tersusun atas bagian-bagian yang saling berhubungan dan memiliki fungsi tertentu bagi keseluruhan sistem sosial. Melalui analisis terhadap konsep struktur sosial yang meliputi nilai, norma, peran, status, serta institusi, artikel ini menjelaskan bagaimana struktur menciptakan pola perilaku dan mekanisme sosial yang memungkinkan individu berinteraksi secara teratur. Selain itu, pembahasan mengenai fungsi sosial menunjukkan kontribusi nyata setiap elemen dalam menjaga integrasi dan keseimbangan masyarakat. Teori Talcott Parsons dengan skema AGIL serta konsep fungsi manifes dan laten dari Robert K. Merton menjadi landasan utama dalam memahami hubungan timbal balik antara struktur dan fungsi. Artikel ini juga menyoroti bagaimana institusi keluarga, pendidikan, dan hukum mencerminkan keterkaitan tersebut dalam praktik kehidupan sosial. Dengan menggunakan metode studi pustaka, artikel ini menyimpulkan bahwa keseimbangan sosial tercipta melalui kerja selaras struktur dan fungsi yang saling memperkuat dalam menjaga keteraturan masyarakat.
Copyrights © 2026