Lita Dwi Ariyanti
Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Principles of Sustainable Economics in Islamic Civilization: A Historical Study Anindya Aryu Inayati; Lita Dwi Ariyanti; Nurul Ummatun Kamal; Afina Fahru Miliana
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1427

Abstract

The green economy program is one of the flagship programs rolled out by the Indonesian government and global countries, in order to realize sustainable world development. The concept of green economy or sustainable economy that prioritizes environmentally friendly economic activities is actually not new in Islamic civilization. This research aims to describe the principles and practices of sustainable economics in Islamic civilization. The method used in this study is a literature method using a historical approach and descriptive data analysis. The results of the study show that the principle of sustainable economy in Islamic civilization is based on the basic principle of muamalah, namely justice and the achievement of maslahah. The sustainable economic practice during the Islamic civilization was carried out by integrating human obligations as khalifatullah fil 'ardh. Islamic economic activities prioritize the protection of animals and the environment, revive dead land, and prioritize the common good.
Dekonstruksi Makna dalam Novel Ranting Sakura Lita Dwi Ariyanti
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1529

Abstract

Penelitian ini membahas dekonstruksi makna dalam novel Ranting Sakura karya Maria Bo Niok yang merepresentasikan kehidupan Tenaga Kerja Wanita (TKW) beserta kompleksitas relasi sosial, cinta, dan identitas tokoh. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dekonstruksi pada judul, representasi TKW, serta karakter tokoh dalam novel. Rumusan masalah difokuskan pada bagaimana makna yang tampak dalam teks mengalami pergeseran melalui oposisi biner yang tidak stabil sehingga menghasilkan interpretasi baru terhadap struktur makna yang dominan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan poststrukturalisme, khususnya teori dekonstruksi Jacques Derrida. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi, seleksi, klasifikasi, serta analisis korpus data berupa kutipan teks novel yang relevan, kemudian diverifikasi untuk memperoleh kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judul Ranting Sakura mengalami dekonstruksi makna dari simbol keindahan menjadi representasi penderitaan tokoh utama. Representasi TKW dalam novel tidak sepenuhnya merefleksikan realitas sosial, melainkan menghadirkan konstruksi baru yang menunjukkan adanya kontradiksi antara citra ideal dan realitas pengalaman TKW. Selain itu, dekonstruksi tokoh memperlihatkan ambiguitas karakter Amei, David, dan Joni yang tidak sepenuhnya berada dalam posisi oposisi biner antara baik dan buruk. Temuan ini menegaskan bahwa makna dalam karya sastra bersifat tidak stabil, plural, dan terbuka terhadap berbagai interpretasi. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan dekonstruksi mampu mengungkap ketidakpastian makna serta membongkar struktur hierarkis dalam teks sastra sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih kritis terhadap karya.