Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Desain Batik Ciprat Pada Komunitas Batik Ciprat Difabel Gadingan Desa Jombor Bendosari Sukoharjo Salim Salim; Kustanto; Sutrisno; Dwi Remawati; Aninda Dyah Hayu P P; Amin Sulistiyowati; Usman Sabila Firdos
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1065

Abstract

Splash batik is a form of batik innovation that has a unique visual character through a color splashing technique, resulting in abstract and artistic motifs. In addition to its cultural value, splash batik has also developed as a medium for creative economic empowerment, including for groups of people with disabilities. The Gadingan Disabled Batik Splash Community in Jombor Village, Bendosari District, Sukoharjo Regency, is a group of people with disabilities who actively produce splash batik to develop creativity and increase economic independence. However, in its implementation, several obstacles are still encountered, especially in aspects of motif design development, color combination exploration, and design variations that are not optimal, thus affecting the aesthetic value and competitiveness of the product. This community service activity aims to improve the ability of community members in developing splash batik designs through participatory design mentoring. The implementation method is carried out through several stages, namely observation and problem identification, program planning, splash batik design mentoring, design practice and exploration, and evaluation of activity results. The approach used emphasizes direct practice-based learning (learning by doing) so that participants can develop ideas and creativity independently. The results of the activity demonstrated an increase in community members' abilities in various design aspects. Evaluations showed an increase in motif creativity from 55% to 90%, color combination from 60% to 88%, design neatness from 65% to 87%, motif innovation from 50% to 85%, and creative confidence from 70% to 92% after the mentoring program. This activity had a positive impact on improving the aesthetic quality of ciprat batik products while also increasing the motivation of community members with disabilities to develop their creativity and produce more innovative works.
Pelatihan Pemanfaatan ChatGPT OpenAI Untuk Konten Promosi Pada Komunitas Batik Ciprat Difabel Gadingan Desa Jombor Bendosari Sukoharjo Dwi Remawati; Salim; Kustanto; Sutrisno; Aninda Dyah Hayu Pinasti Putri; Amin Sulistiyowati; Avierry Fionarizoca; Heriyanto Atmojo; Lutfiyah
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i2.1605

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang bagi pelaku usaha kreatif untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pembuatan konten promosi digital. Salah satu teknologi AI generatif yang dapat dimanfaatkan adalah ChatGPT OpenAI, yang mampu membantu pengguna menghasilkan ide konten, caption, deskripsi produk, dan kalimat promosi berdasarkan instruksi yang diberikan. Komunitas Batik Ciprat Difabel Gadingan di Desa Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo memiliki produk batik ciprat dengan karakteristik dan nilai sosial yang khas, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pembuatan konten promosi digital yang menarik dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota komunitas dalam memanfaatkan ChatGPT OpenAI sebagai alat bantu pembuatan konten promosi produk batik ciprat. Metode pelaksanaan terdiri atas enam tahap, yaitu identifikasi kebutuhan mitra, persiapan program, pretest, pengenalan ChatGPT OpenAI untuk promosi, praktik pembuatan konten dan pendampingan, serta posttest dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan praktik langsung dengan menyesuaikan proses pembelajaran dengan kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan ChatGPT OpenAI dari nilai rata-rata pretest sebesar 26,5% menjadi 83,0% pada posttest. Peserta juga mampu memanfaatkan ChatGPT OpenAI untuk menghasilkan ide konten, caption, deskripsi produk, dan kalimat promosi Batik Ciprat Gadingan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang disertai praktik dan pendampingan dapat mendukung peningkatan literasi AI serta kemampuan pembuatan konten promosi digital pada komunitas batik ciprat difabel.