Titania Vinsensia Adventris Elu Wea
Universitas Katolik Widya Mandira

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Internalisasi Nilai Integritas Dan Akuntabilitas Pubik Melalui Kantin Kejujuran di Sekolah Dasar Inpres Buraen 2, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang Titania Vinsensia Adventris Elu Wea; Petrus Alnimas; Fransiska Erliana Rimas; Yohanes Hubertus Wawo
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1340

Abstract

Program ini bertujuan untuk menanamkan prinsip integritas dan akuntabilitas publik melalui simulasi kantin kejujuran bagi anak-anak sekolah dasar di daerah pedesaan Kabupaten Kupang. Motivasi penelitian ini berawal dari rendahnya tingkat perilaku jujur yang diamati pada siswa, seperti tidak mengembalikan uang sisa belanja dan mengambil barang tanpa izin. Meskipun inisiatif kantin kejujuran telah banyak diadopsi di berbagai sekolah, penerapannya di daerah pedesaan Indonesia Timur masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengabdian masyarakat yang melibatkan partisipasi dan pembelajaran pengalaman, yang dilakukan selama dua hari dengan 10 siswa kelas empat dari SD Inpres Buraen 2 di Kecamatan Amarasi Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, sosialisasi, latihan simulasi, dan evaluasi pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa. Temuan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang nilai-nilai integritas dan akuntabilitas publik sebesar 87,5%, bersamaan dengan peningkatan perilaku jujur hingga 99% sebagaimana tercermin dalam hasil transaksi simulasi kantin kejujuran. Selain itu, siswa mulai menunjukkan tanggung jawab dan keberanian untuk mengakui kesalahan selama proses transaksi mandiri. Hasil ini menunjukkan bahwa simulasi kantin kejujuran berfungsi sebagai alat pendidikan karakter yang efektif berdasarkan pengalaman langsung, menumbuhkan nilai-nilai integritas dan akuntabilitas publik sejak dini pada siswa sekolah dasar, khususnya mereka yang berada di daerah pedesaan.