Ohan Supriatna
Universitas Sunan Giri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA PADA PELAKSANAAN SHOLAT DHUHA DI SMP NEGERI 1 SUKODONO DENGAN MENERAPKAN DISIPLIN POSITIF Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi; Ohan Supriatna
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 01 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i01.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan partisipasi siswa pada pelaksanaan sholat Dhuha di SMP Negeri 1 Sukodono dengan menerapkan pendekatan disiplin positif. Pendekatan ini menekankan penghargaan atas perilaku positif dan pengembangan lingkungan yang mendukung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan disiplin positif secara signifikan meningkatkan partisipasi siswa dan memberikan dampak positif pada pembentukan karakter religius siswa. Studi ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan strategi serupa di sekolah lain. This study aims to analyze teacher strategies in increasing student participation in Dhuha prayer at SMP Negeri 1 Sukodono by implementing a positive discipline approach. This approach emphasizes rewarding positive behavior and fostering a supportive environment. The research method employed is a qualitative approach using observation, interviews, and documentation techniques. The study's findings reveal that implementing positive discipline significantly improves student participation and positively impacts the formation of students' religious character. This study provides recommendations for developing similar strategies in other schools.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN BUDAYA RELIGIUS PESERTA DIDIK Ohan supriatna; M. Yusron Maulana El Yunusi; Eli Masnawati
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 01 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i01.688

Abstract

Abstract This article aims to describe the role of Islamic Religious Education Teachers (GPAI) in enhancing students' religious culture. This research is a qualitative study using data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that GPAI plays a strategic role as educators, role models, spiritual guides, motivators, and guardians of religious habits. Religious culture is realized through ubudiyah yaumiyah programs such as dhuha prayer and congregational dhuhur prayer, tadarus (Islamic study), istighosah (Islamic study), and the School of Quranic Recitation Movement. This success is supported by school policies and parental support, while obstacles include the suboptimal involvement of non-PAI teachers and the lack of continuity in habituation at home.  Keywords: Islamic Education Teacher; Religious Culture; Students   Abstrak Artikel ini bertujuan mendeskripsikan peran Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dalam meningkatkan budaya religius peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GPAI berperan strategis sebagai pendidik, teladan, pembimbing spiritual, motivator, dan pengawal pembiasaan ibadah. Budaya religius diwujudkan melalui program ubudiyah yaumiyah seperti sholat dhuha, sholat dhuhur berjamaah, tadarus, istighosah, dan Gerakan Sekolah Mengaji. Keberhasilan tersebut didukung oleh kebijakan sekolah dan dukungan orang tua, sementara hambatannya meliputi keterlibatan guru non-PAI yang belum optimal dan kurangnya kesinambungan pembiasaan di rumah.   Kata kunci: Guru PAI; Budaya Religius; Peserta Didik