Ahmad Salamuddin
Pendidikan Agama Islam, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Penalaran Al-Quran dalam Pendidikan: Kajian Konsep Ru'yah, Nazhor, dan Tafakur sebagai Strategi Pembelajaran Ahmad Salamuddin; Aam Abdussalam
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i2.31118

Abstract

The Qur'an serves not only as a source of faith but also as a comprehensive guide for human reasoning and reflection. Recognizing this, Islamic education must integrate Qur'anic paradigms of thinking into its pedagogical approaches. This study aims to analyze the practical concepts of ru'yah, nazhor and tafakur as operational frameworks for reasoning found in the Qur'an, and to explore their implications for learning strategies. Employing a qualitative approach through library research and content analysis, this study identifies and interprets key Qur'anic terms related to cognitive processes. The findings reveal that these concepts promote empirical observation, scientific reflection, and intellectual contemplation, which can be strategically incorporated into PAI to foster critical, spiritual, and balanced learners. Integrating Qur'anic reasoning into educational strategies offers a transformative potential for Islamic education, aligning rational inquiry with spiritual growth.Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai sumber keimanan, tetapi juga sebagai panduan komprehensif bagi penalaran dan refleksi manusia. Menyadari hal ini, pendidikan Islam harus mengintegrasikan paradigma berpikir Al-Qur'an ke dalam pendekatan pedagogisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep praktis ru'yah, nazhor, dan tafakur sebagai kerangka operasional untuk penalaran yang ditemukan dalam Al-Qur'an, dan untuk mengeksplorasi implikasinya terhadap strategi pembelajaran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui penelitian kepustakaan dan analisis konten, penelitian ini mengidentifikasi dan menafsirkan istilah-istilah utama Al-Qur'an yang terkait dengan proses kognitif. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa konsep-konsep ini mendorong pengamatan empiris, refleksi ilmiah, dan kontemplasi intelektual, yang dapat secara strategis dimasukkan ke dalam PAI untuk menumbuhkan pembelajar yang kritis, spiritual, dan seimbang. Mengintegrasikan penalaran Al-Qur'an ke dalam strategi pendidikan menawarkan potensi transformatif bagi pendidikan, menyelaraskan penyelidikan rasional dengan pertumbuhan spiritual.