Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Souvenir Berbasis Komunitas dan Keterlibatan Masyarakat Lokal di Situs Warisan Dunia Sangiran Mohammad Mirza Ansyori; Titi Susilowati Prabawa; Johanes Mardimin
KRITIS Vol 34 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v34i2.18951

Abstract

Penelitian ini menelusuri potensi dan kendala pengembangan souvenir berbasis komunitas di Situs Warisan Dunia Sangiran. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif melalui focus group discussion, observasi partisipatif, serta wawancara dengan perajin lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sangiran memiliki potensi yang kuat untuk pengembangan souvenir berbasis warisan budaya, yang didukung oleh nilai paleoantropologis, ketersediaan material lokal, serta tradisi keterampilan masyarakat. Potensi tersebut tercermin dalam pengembangan souvenir berbahan batuan, tekstil etnografis, kerajinan bambu, dan produk pangan tradisional. Namun demikian, pengembangan souvenir masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan modal, rendahnya kapasitas teknis dan desain, pembatasan regulasi terhadap pengambilan material, lemahnya akses pasar, serta minimnya kolaborasi antara masyarakat dan institusi pengelola warisan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun praktik awal produksi kreatif berbasis warisan telah ada, diperlukan penguatan kapasitas yang terkoordinasi serta dukungan institusional yang lebih kuat agar nilai ekonomi dan budaya yang terkandung dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Between Technological Determinism and Social Construction: The Adoption of Smartphones in the Samin Community of Sukolilo, Central Java Angela Atik Setiyanti; Rini Darmastuti; Titi Susilowati Prabawa; Johanes Mardimin
SISFORMA Vol 13, No 1: May 2026
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/sisforma.v13i1.15243

Abstract

The rapid expansion of digital technologies has intensified debates on whether technological change is primarily driven by technological determinism or shaped through social and cultural processes. While smartphones have become central to digital transformation, existing studies often assume linear and uniform patterns of adoption, overlooking the role of local socio-cultural contexts. This study addresses this gap by examining how smartphones are adopted within the Samin community of Sukolilo, Central Java—an indigenous community characterized by strong moral values and non-formal learning practices. Using a qualitative ethnographic approach, data were collected through observation, interviews, and focus group discussions. The findings show that smartphone adoption is selective, socially regulated, and negotiated through the interaction between technological affordances, socio-cultural values, and everyday practices. The study proposes the Negotiated Smartphone Adoption Model, contributing to ICT4D and technology-society discourse.