Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis saintifik terhadap minat belajar dan hasil belajar siswa pada materi Zat dan Perubahan di kelas X SMKN 1 Jelai Hulu. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi tes pretest–posttest untuk mengukur hasil belajar dan angket untuk mengukur minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model PBL berbantuan LKS berbasis saintifik. Nilai rata-rata pretest sebesar 41,60 dengan ketuntasan 0%, meningkat menjadi 71,27 pada posttest dengan ketuntasan 53,33%. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, minat belajar siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui hasil angket dengan persentase sebesar 79% yang berada dalam kategori sangat baik. Penerapan model PBL berbantuan LKS berbasis saintifik membuat siswa lebih aktif, antusias, terlibat dalam diskusi, serta lebih memahami materi melalui kegiatan eksperimen dan pemecahan masalah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL berbantuan LKS berbasis saintifik efektif dalam meningkatkan minat belajar dan hasil belajar siswa pada materi Zat dan Perubahan. Model ini dapat dijadikan alternatif bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna. Kata kunci: Problem Based Learning, LKS berbasis saintifik, minat belajar, hasil belajar, Zat dan Perubahan.