Rizkia Aviva Yusuf
Universitas Muslim Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Budaya Upacara Adat Rambu Solo Dalam Mempertahankan Nilai Leluhur Di Kabupaten Toraja Rizkia Aviva Yusuf; Hadawiah Hadawiah; Muh. Rayes Ibrahim
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i2.384

Abstract

Kabupaten Toraja atau suku Toraja dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki kekayaaan warisan budaya dan potensi pariwisata yang tinggi. Salah satu tradisi yang menjadi ciri khas suku Toraja adalah upacara kematian Rambu Solo. Pelaksanaan rangkaian ritual upacara ini melibatkan pengorbanan puluhan hingga ratusan babi dan kerbau. Tradisi rambu solo’ merupakan bagian integral kehidupan yang sudah berlangsung ratusan tahun. Masyarakat Toraja menganggap Rambu solo’ sebagai identitas budaya dan memegang peran penting dalam menjaga ikatan sosial melalui pelibatan berbagai lapisan masyarakat dalam acara.Rambu Solo' memiliki akar sejarah bersumber dari kepercayaan leluhur masyarakat Toraja yang dikenal sebagai Aluk To Dolo atau "Jalan Leluhur. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Komunikasi Budaya Upacara Adat Rambu Solo Dalam Mempertahankan Nilai Leluhur Di Kabupaten Toraja. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian ini Menunjukkan bahwa Upacara adat Rambu Solo’ bukan hanya prosesi pemakaman, tetapi merupakan wujud komunikasi budaya yang memadukan nilai spiritual, sosial, dan simbolik. Melalui rangkaian ritual, simbol, dan interaksi sosial, tradisi ini berhasil mempertahankan identitas serta memperkuat solidaritas masyarakat Toraja lintas generasi. Selain itu, upacara ini juga menjadi media pewarisan nilai dan norma adat yang efektif, karena setiap unsur yang terlibat mengandung pesan budaya yang dapat dipahami, dihayati, dan dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, Rambu Solo’ berperan penting dalam menjaga kesinambungan tradisi, memperkuat hubungan antarkelompok, dan menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai budaya bagi generasi penerus.