Rumah sakit merupakan lingkungan kerja yang memiliki potensi risiko kecelakaan kerja tinggi karena melibatkan pelayanan medis, aktivitas penunjang, penggunaan alat kesehatan, bahan kimia, limbah medis, serta interaksi langsung dengan pasien. Salah satu masalah dalam penguatan K3RS adalah belum meratanya pemahaman pekerja mengenai klasifikasi dan pelaporan kecelakaan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan dan tenaga penunjang RSU Kaliwates Jember mengenai klasifikasi kecelakaan kerja dan alur pelaporan insiden. Metode kegiatan menggunakan Satuan Acara Penyuluhan melalui ceramah interaktif, diskusi kasus, media leaflet/poster, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 57,67 dan post-test sebesar 86,67, dengan peningkatan rata-rata 29,00 poin. Kategori pengetahuan baik meningkat dari 3,33% sebelum edukasi menjadi 96,67% setelah edukasi. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,001). Nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,705 menunjukkan peningkatan pengetahuan dalam kategori tinggi. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan peserta, tersedianya media edukasi, dan rekomendasi tindak lanjut berupa integrasi materi klasifikasi serta pelaporan kecelakaan kerja ke dalam edukasi rutin K3RS.