Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Klasifikasi dan Pelaporan Kecelakaan Kerja Sebagai Upaya Penguatan Budaya Keselamatan di Rumah Sakit Umum Kaliwates Jember Fernanda Ilham Zulkarnaen S; Indasah Indasah; Novy Sulistyo Wardani
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.166

Abstract

Rumah sakit merupakan lingkungan kerja yang memiliki potensi risiko kecelakaan kerja tinggi karena melibatkan pelayanan medis, aktivitas penunjang, penggunaan alat kesehatan, bahan kimia, limbah medis, serta interaksi langsung dengan pasien. Salah satu masalah dalam penguatan K3RS adalah belum meratanya pemahaman pekerja mengenai klasifikasi dan pelaporan kecelakaan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan dan tenaga penunjang RSU Kaliwates Jember mengenai klasifikasi kecelakaan kerja dan alur pelaporan insiden. Metode kegiatan menggunakan Satuan Acara Penyuluhan melalui ceramah interaktif, diskusi kasus, media leaflet/poster, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 57,67 dan post-test sebesar 86,67, dengan peningkatan rata-rata 29,00 poin. Kategori pengetahuan baik meningkat dari 3,33% sebelum edukasi menjadi 96,67% setelah edukasi. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,001). Nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,705 menunjukkan peningkatan pengetahuan dalam kategori tinggi. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan peserta, tersedianya media edukasi, dan rekomendasi tindak lanjut berupa integrasi materi klasifikasi serta pelaporan kecelakaan kerja ke dalam edukasi rutin K3RS.
Edukasi Penggunaan Unsafe Condition Card dan Pelaporan Insiden, Accident, serta Near Miss dalam Upaya Peningkatan Kesadaran SMK3 di Puskesmas Purwodadi Kabupaten Pasuruan Atick Nur Farida; Indasah Indasah
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.167

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan untuk melindungi tenaga kesehatan, pasien, dan lingkungan kerja dari berbagai risiko kecelakaan kerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah melalui edukasi penggunaan Unsafe Condition Card (UCC) serta pelaporan insiden, accident, dan near miss. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pegawai terhadap pentingnya identifikasi kondisi tidak aman dan pelaporan kejadian keselamatan kerja di Puskesmas Purwodadi Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan adalah kegiatan edukasi dengan desain one group pre-test dan post-test terhadap 21 pegawai Puskesmas Purwodadi. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data selisih tidak berdistribusi normal (p=0,019), sehingga analisis perbedaan dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 59,52 ± 14,65 pada pre-test menjadi 83,33 ± 10,65 pada post-test dengan rata-rata peningkatan sebesar 23,81 poin. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Selain itu, proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 23,81% menjadi 90,48% setelah edukasi. Dapat disimpulkan bahwa edukasi penggunaan Unsafe Condition Card dan pelaporan insiden, accident, serta near miss efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pegawai terhadap penerapan SMK3 di Puskesmas Purwodadi Kabupaten Pasuruan.
Edukasi Klasifikasi dan Pelaporan Kecelakaan Kerja Sebagai Upaya Penguatan Budaya Keselamatan di Rumah Sakit Umum Kaliwates Jember Fernanda Ilham Zulkarnaen S; Indasah Indasah; Novy Sulistyo Wardani
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.166

Abstract

Rumah sakit merupakan lingkungan kerja yang memiliki potensi risiko kecelakaan kerja tinggi karena melibatkan pelayanan medis, aktivitas penunjang, penggunaan alat kesehatan, bahan kimia, limbah medis, serta interaksi langsung dengan pasien. Salah satu masalah dalam penguatan K3RS adalah belum meratanya pemahaman pekerja mengenai klasifikasi dan pelaporan kecelakaan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan dan tenaga penunjang RSU Kaliwates Jember mengenai klasifikasi kecelakaan kerja dan alur pelaporan insiden. Metode kegiatan menggunakan Satuan Acara Penyuluhan melalui ceramah interaktif, diskusi kasus, media leaflet/poster, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 57,67 dan post-test sebesar 86,67, dengan peningkatan rata-rata 29,00 poin. Kategori pengetahuan baik meningkat dari 3,33% sebelum edukasi menjadi 96,67% setelah edukasi. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,001). Nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,705 menunjukkan peningkatan pengetahuan dalam kategori tinggi. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan peserta, tersedianya media edukasi, dan rekomendasi tindak lanjut berupa integrasi materi klasifikasi serta pelaporan kecelakaan kerja ke dalam edukasi rutin K3RS.
Edukasi Penggunaan Unsafe Condition Card dan Pelaporan Insiden, Accident, serta Near Miss dalam Upaya Peningkatan Kesadaran SMK3 di Puskesmas Purwodadi Kabupaten Pasuruan Atick Nur Farida; Indasah Indasah
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.167

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan untuk melindungi tenaga kesehatan, pasien, dan lingkungan kerja dari berbagai risiko kecelakaan kerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah melalui edukasi penggunaan Unsafe Condition Card (UCC) serta pelaporan insiden, accident, dan near miss. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pegawai terhadap pentingnya identifikasi kondisi tidak aman dan pelaporan kejadian keselamatan kerja di Puskesmas Purwodadi Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan adalah kegiatan edukasi dengan desain one group pre-test dan post-test terhadap 21 pegawai Puskesmas Purwodadi. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data selisih tidak berdistribusi normal (p=0,019), sehingga analisis perbedaan dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 59,52 ± 14,65 pada pre-test menjadi 83,33 ± 10,65 pada post-test dengan rata-rata peningkatan sebesar 23,81 poin. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Selain itu, proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 23,81% menjadi 90,48% setelah edukasi. Dapat disimpulkan bahwa edukasi penggunaan Unsafe Condition Card dan pelaporan insiden, accident, serta near miss efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pegawai terhadap penerapan SMK3 di Puskesmas Purwodadi Kabupaten Pasuruan.