Hasibuan, Azhar
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fase Pendidikan Anak Menurut Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah Hasibuan, Azhar; Erawadi, Erawadi; Zulhammi, Zulhammi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2540

Abstract

Setiap fase pendidikan anak harus dilakukan dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Dengan memahami fase-fase ini, orang tua dan pendidik dapat lebih efektif dalam membimbing anak menuju perkembangan yang optimal baik secara fisik, mental, maupun spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 6 fase pendidikan anak yang dilalui setiap anak dalam menuju proses remaja yaitu fase pemilihan pasangan (pendidikan pra nikah) yaitu agar memilih pasangan yang beriman (tidak menyekutukan Allah) untuk memperoleh generasi yang beriman. Fase awal proses kehamilan yaitu seorang ibu hendaknya mengajak anak (janin) untuk berinteraksi hal-hal yang positif seperti memperdengarkan ayat-ayat suci Al-Qur’an sejak dalam kandungan. Fase kelahiran (usia 0-2 tahun) dilakukan pendidikan jasmani dan rohani yaitu dengan memberikan ASI kepada anak selama 2 tahun untuk kesehatan jasmani anak serta pengenalan terhadap Al-Qur’an dengan mengoptimalkan potensi pendengaran anak. Fase usia 2-6 tahun dilakukan pendidikan seperti mengajarkan anak untuk terbiasa dalam mengucap dzikrullah dan mulai dibiasakan menutup aurat dan tampil indah. Fase usia 6-12 tahun yaitu menekankan pendidikan akidah, pendidikan akhlak dan pendidikan ibadah.