Tjeppy, Tjeppy
Fakultas Ilmu Keguruan Dan Pendidikan, Universitas Suryakancana, Cianjur, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Media Massa Terhadap Kesadaran Berpolitik Siswa di SMK Negeri 1 Cianjur Rahmawati, Rahmawati; Hermawan, Iyep Candra; Sulaeman, Tjeppy
Integralistik Vol 30, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v30i2.20872

Abstract

This research is motivated to find out the influence of mass media on students' political awareness. The role of mass media in the era of globalization provides a very large role in providing information to students, especially as a voter beginner or 17 years old. Through the media, information about politics is widely spread quickly and widely. The role of PPKn teachers in dealing with the influence of the mass media is the existence of political education provided to students in PPKn subjects. The results showed that at SMK Negeri 1 Cianjur the influence of the mass media on political awareness of students was very large. Technology has a very important role in this case social media, print media and electronic media which contains a lot of information and the role of PPKn teachers as educators in providing understanding to students so that they use mass media more wisely and aim so that the knowledge obtained can be used in community environment, in order to increase student participation, especially in any political activities. Thus, the influence of mass media can significantly increase political awareness (political awareness) of students and be democratic (democratic attitude).Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui pengaruh media massa terhadap kesadaran berpolitik siswa. Peran media massa di era globalisasi memberikan peran yang sangat besar dalam memberikan informasi kepada siswa khususnya sebagai pemilih pemula atau berusia 17 tahun. Melalui media, informasi mengenai politik banyak tersebar secara cepat dan meluas. Peran guru PPKn dalam menghadapi pengaruh media massa yaitu dengan adanya pendidikan politik yang diberikan kepada siswa dalam mata pelajaran PPKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMK Negeri 1 Cianjur pengaruh media massa terhadap kesadaran berpolitik siswa sangat besar. Teknologi memiliki peran yang sangat penting dalam hal ini media sosial, media cetak dan media elektronik yang di dalamnya banyak memuat informasi dan peran guru PPKn sebagai pendidik dalam memberikan pemahaman kepada siswa sehingga memanfaatkan media massa dengan lebih bijaksana dan bertujuan agar pengetahuan yang diperoleh dapat digunakan dalam lingkungan masyarakat, guna meningkatkan partisipasi siswa khususnya dalam setiap kegiatan-kegiatan politik. Dengan demikian, pengaruh media massa secara signifikan dapat meningkatkan kesadaran berpolitik (political awareness) siswa dan bersikap demokratis (democratic attitude).This research is motivated to find out the influence of mass media on students' political awareness. The role of mass media in the era of globalization provides a very large role in providing information to students, especially as a voter beginner or 17 years old. Through the media, information about politics is widely spread quickly and widely. The role of PPKn teachers in dealing with the influence of the mass media is the existence of political education provided to students in PPKn subjects. The results showed that at SMK Negeri 1 Cianjur the influence of the mass media on political awareness of students was very large. Technology has a very important role in this case social media, print media and electronic media which contains a lot of information and the role of PPKn teachers as educators in providing understanding to students so that they use mass media more wisely and aim so that the knowledge obtained can be used in community environment, in order to increase student participation, especially in any political activities. Thus, the influence of mass media can significantly increase political awareness (political awareness) of students and be democratic (democratic attitude). AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui pengaruh media massa terhadap kesadaran berpolitik siswa. Peran media massa di era globalisasi memberikan peran yang sangat besar dalam memberikan informasi kepada siswa khususnya sebagai pemilih pemula atau berusia 17 tahun. Melalui media, informasi mengenai politik banyak tersebar secara cepat dan meluas. Peran guru PPKn dalam menghadapi pengaruh media massa yaitu dengan adanya pendidikan politik yang diberikan kepada siswa dalam mata pelajaran PPKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMK Negeri 1 Cianjur pengaruh media massa terhadap kesadaran berpolitik siswa sangat besar. Teknologi memiliki peran yang sangat penting dalam hal ini media sosial, media cetak dan media elektronik yang di dalamnya banyak memuat informasi dan peran guru PPKn sebagai pendidik dalam memberikan pemahaman kepada siswa sehingga memanfaatkan media massa dengan lebih bijaksana dan bertujuan agar pengetahuan yang diperoleh dapat digunakan dalam lingkungan masyarakat, guna meningkatkan partisipasi siswa khususnya dalam setiap kegiatan-kegiatan politik. Dengan demikian, pengaruh media massa secara signifikan dapat meningkatkan kesadaran berpolitik (political awareness) siswa dan bersikap demokratis (democratic attitude)
Revitalization of Character Development in Civic Education Learning Management Tjeppy Tjeppy
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2021): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.27 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v13i2.726

Abstract

This study aims to see the process of reforming education management that impacts students' character development through learning civic education to foster a sense of discipline and defend the country, so that character development is formed. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. The data triangulation analysis is strengthened by the literature related to this research. The study results explain that civics learning management improves students' ability to understand various learning methods to be more creative and innovative. Civics lessons play a role in forming student character supported by well-organized education management, improves teachers' performance in delivering civic education subjects, and develop students' ability to instill high national values through civics education.
Learning civic education on students' legal awareness Tjeppy, Tjeppy
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v18i1.38602

Abstract

Increasing legal awareness must start from education. A good education will produce humans who are responsible, tolerant, and care for the environment. Legal awareness among students is essential. Students are the nation's next generation. High legal awareness among lessons can provide comfort and discipline, especially in schools and, in general, in the community. This study aimed to analyze civic education learning's effectiveness on legal awareness of class X students at SMAN 1 Ciranjang, Cianjur regency. The method used is a quantitative method with 60 students and sampling using purposive sampling with a sample size of 60 students. The descriptive analysis results show that the class X student civic education learning at SMAN 1 Ciranjang is in the high category with an average score of 80.60 of the ideal score of 100. The legal awareness of class X students at SMAN 1 Ciranjang is in the high sort with an average score of 80, 57 out of the ideal score of 100. The inferential analysis results show a significant influence between civic education learning on legal awareness in class X students at SMAN 1 Ciranjang. The results showed that high school students' common understanding was implemented on the students' values regarding the level of obedience to the existing laws (school rules). Students carry out legal awareness among students towards their high understanding of the law for students that can result in obeying the rules that apply in school. On the other hand, low awareness among students will violate the regulations that apply in schools.
PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PILKADA 2020 DI DESA MANDE KECAMATAN MANDE Maulandari, Rizka Fazri; Sulaeman, Tjeppy
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jpphk.v11i2.1700

Abstract

Partisipasi politik masyarakat adalah hal yang sangat mendasar dalam negara demokrasi, hal ini sesuai dengan konsep negara demokrasi yaitu kedaulatan negara berada di tangan rakyat sesuai dengan amanat konstitusi yang menginginkan seluruh warga negara berperan serta secara aktif dalam memilih pemimpin. Di negara demokrasi seperti Indonesia ini umumnya dianggap bahwa lebih banyak partisipasi masyarakat, itu artinya lebih baik. Sebaliknya, tingkat partisipasi yang rendah pada umumnya dianggap sebagai tanda yang kurang baik, karena dapat ditafsirkan bahwa banyak warga tidak menaruh perhatian terhadap masalah kenegaraan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pandemi covid-19 terhadap partisipasi politik masyarakat pada Pilkada 2020 di Desa Mande Kecamatan Mande. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penulis memperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Pandemi covid-19 tidak mempengaruhi proses partisipasi politik masyarakat, justru sebaliknya pandemi covid-19 dimanfaatkan oleh pihak terkait dalam hal ini pemerintah dan partai politik untuk mensosialisakan segala aktivitas politik dengan penuh ketaatan dan kesadaran dalam melaksanakan kegiatan kampanye dan pemilu dengan menggunakan protokol kesehatan dan media-media lain sehingga kegiatan kampanye dan pemilu dapat berjalan dengan baik, atau dengan kata lain justru partisipasi politik meningkat.