Endang Ekowati
Universitas Islam An-Nur Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak: Meneladani Tokoh Ulama Kharismatik K.H. Maimun Zubair dan Relevansinya dalam Pembentukan Karakter Generasi Z Pada Era Digital Titi Khusnaini; Endang Ekowati; Tamyis Tamyis
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2593

Abstract

The main objective of this study is to analyze the moral education values ??exemplified by K.H. Maimun Zubair and explore their relevance in shaping the character of Generation Z in the digital era. This study uses a qualitative approach with a library research method to analyze the moral education values ??exemplified by K.H. Maimun Zubair and their relevance in shaping the character of Generation Z in the digital era. Data were collected from academic literature, biographies, journals, and digital documents that are credible, relevant, and actual. The analysis was carried out thematically by extracting moral values, mapping their relevance to digital challenges, and synthesizing findings from various sources. This approach produces a conceptual, theoretical, and practical understanding of the character education of Generation Z and the role model of ulama in a modern context. The results of this study indicate that the role model of K.H. Maimun Zubair plays a strategic role in shaping the character and moral awareness of Generation Z in the digital era. The exemplary moral values, such as honesty, patience, discipline, empathy, and social concern, can be observed, imitated, and internalized by the younger generation. The exemplary behavior of Islamic scholars serves as a bridge between Islamic boarding school traditions and the demands of modernization, enhancing moral awareness, self-control, and the ability to make ethical decisions. These findings confirm that religious scholars who consistently exemplify morality can shape Generation Z into individuals with character, morals, adaptability, and responsibility in both real and virtual life.
Pengaruh Resiliensi Terhadap Kecerdasan Emosional dan Implikasinya dalam Pembentukan Karakter Santri Pada Era Modern di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Jati Agung Lampung Selatan Siti Qoriah; Endang Ekowati; Tamyis Tamyis
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2611

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis pengaruh resiliensi terhadap kecerdasan emosional dan implikasinya dalam pembentukan karakter santri di era modern, khususnya di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Jati Agung Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory untuk menganalisis hubungan resiliensi, kecerdasan emosional, dan pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Lampung Selatan. Desain cross-sectional diterapkan dengan sampel 50 santri yang dipilih secara random dari populasi 456 santri. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dokumentasi, dengan instrumen yang terbukti valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,939). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji prasyarat, serta regresi untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh asumsi statistik telah terpenuhi, sehingga temuan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Instrumen penelitian memiliki reliabilitas sangat tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,939, serta data berdistribusi normal dan memenuhi asumsi linieritas dan homoskedastisitas. Secara parsial, resiliensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecerdasan emosional santri, namun tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap pembentukan karakter. Meskipun demikian, secara simultan resiliensi dan kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter, menunjukkan peran strategis kecerdasan emosional sebagai penghubung dalam pembentukan karakter santri di era modern.