Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis pengaruh resiliensi terhadap kecerdasan emosional dan implikasinya dalam pembentukan karakter santri di era modern, khususnya di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Jati Agung Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory untuk menganalisis hubungan resiliensi, kecerdasan emosional, dan pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Lampung Selatan. Desain cross-sectional diterapkan dengan sampel 50 santri yang dipilih secara random dari populasi 456 santri. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dokumentasi, dengan instrumen yang terbukti valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,939). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji prasyarat, serta regresi untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh asumsi statistik telah terpenuhi, sehingga temuan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Instrumen penelitian memiliki reliabilitas sangat tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,939, serta data berdistribusi normal dan memenuhi asumsi linieritas dan homoskedastisitas. Secara parsial, resiliensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecerdasan emosional santri, namun tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap pembentukan karakter. Meskipun demikian, secara simultan resiliensi dan kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter, menunjukkan peran strategis kecerdasan emosional sebagai penghubung dalam pembentukan karakter santri di era modern.
Copyrights © 2025