Dita Purnama Sari
Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Kinerja Keuangan Rumah Sakit Murni Dengan Rumah Siloam Sebagai Kompetitornya Yanuar Ramadhan; Chooky Novalino; Valentina Oktaviany Situngkir; Muhammad Hilmu; Muhamad Ramdani; Dita Purnama Sari
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5860

Abstract

Kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan menjadi kunci berhasilnya perusahaan karena keuntungan menjadi komponen laporan keuangan yang dipakai sebagai alat menilai baik tidaknya kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan guna membandingkan kinerja keuangan dari dua perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan. Metode penelitian yang dipakai dalam penelian ini yaitu menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif guna menemukan jawaban pada masalah yang di teliti dengan menggambarkan kinerja keuangan PT. Murni Sadar Tbk dan PT. PT Siloam International Hospitals TBK menggunakan metode analisis horizontal (trend Analysis), analisis vertikal (common size analysis), dan Analisis Rasio Keuangan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa secara keseluruhan, PT Murni Sadar Tbk menunjukkan kemajuan positif pada tahun 2024 dengan meningkatnya profitabilitas dan efisiensi operasional. Namun, perusahaan perlu lebih memperhatikan pengelolaan likuiditas dan modal kerja agar dapat mendukung pertumbuhan yang lebih stabil di masa depan. Skala bisnis PT. Siloam lebih besar namun PT. Murni Sadar lebih unggul dari sisi efisiensi dan pengelolaan risiko keuangan. Oleh karena itu, untuk menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang, PT. Siloam perlu meningkatkan efisiensi operasional dan mengelola beban secara lebih optimal, sementara PT. Murni Sadar dapat terus mengembangkan skala usahanya dengan tetap mempertahankan struktur keuangan yang hati-hati.
Hubungan Manajemen Logistik Farmasi Dengan Pendapatan Rumah Sakit Dalam Skema Jaminan Kesehatan Nasional Dita Purnama Sari; Agusdini Banun Saptaningsih; Johanes
Dinasti Health and Pharmacy Science Vol. 4 No. 1 (2026): Dinasti Health and Pharmacy Science (July - September 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dhps.v4i1.3883

Abstract

Manajemen logistik farmasi merupakan faktor strategis bagi kesinambungan finansial rumah sakit kelas C swasta yang pendapatannya bergantung pada klaim INA-CBGs dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan efisiensi pengelolaan stok obat dan ketepatan pengadaan dengan ketersediaan obat serta pendapatan rumah sakit, dan menjelaskan mekanisme di baliknya. Penelitian menggunakan desain kombinasi (mixed methods) sequential explanatory. Tahap  kuantitatif bersifat  asosiatif  potong  lintang  terhadap  19  pegawai instalasi farmasi RSU Kelas C Sumatera Barat yang diambil secara total sampling, dengan kuesioner skala Likert 1–4 yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif Three-Box Method dan uji korelasi Spearman’s rho. Tahap kualitatif berupa satu sesi Focus Group Discussion terhadap sembilan informan lintas fungsi untuk menjelaskan temuan kuantitatif. Hasil uji korelasi menunjukkan kelima hubungan antar variabel bersifat positif dan signifikan, dengan ketersediaan obat memiliki keeratan tertinggi dengan pendapatan rumah sakit (ρ=0,815; p<0,001). Keempat variabel berada  pada  kategori sedang,  menandakan kinerja  yang  cukup namun belum optimal. Hasil FGD mengonfirmasi dan menjelaskan bahwa kekosongan obat, pembelian darurat, serta keterlambatan klaim berakar pada perencanaan berbasis  pola  konsumsi,  keterlambatan pemasok,  distribusi internal, dan pencatatan yang belum tertib. Ketersediaan obat menjadi simpul yang menghubungkan kapabilitas pengelolaan dan pengadaan dengan kinerja pendapatan.