Neuneung Ratna Hayati
Universitas Widyatama, Bandung, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Employee Engagement dan Work-Life Balance terhadap Disiplin Kerja Pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Insan Fadilah Fulki; Neuneung Ratna Hayati
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i3.7284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee engagement dan work-life balance terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan interpretasi deskriptif dan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 108 pegawai yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui kuesioner, dengan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat employee engagement dan work-life balance berada dalam kategori baik, sedangkan disiplin kerja berada pada kategori sangat baik. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa employee engagement dan work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja. Kedua variabel tersebut memiliki nilai koefisien determinasi sebesar 77,2%, yang menunjukkan daya jelas yang sangat kuat terhadap disiplin kerja pegawai. Namun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan, antara lain penggunaan desain cross-sectional serta ruang lingkup sampel yang terbatas pada satu instansi pemerintah, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasi secara luas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan lebih banyak instansi serta menggunakan desain longitudinal guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Implikasi manajerial penelitian ini merekomendasikan penguatan keterikatan pegawai melalui program pelatihan dan coaching, optimalisasi keseimbangan kerja dan kehidupan melalui penerapan Employee Assistance Program (EAP), serta peningkatan konsistensi disiplin waktu kerja melalui mekanisme reward and punishment.
Pengaruh Ethical Leadership terhadap Quiet Quitting melalui Interpersonal Justice dan Affective Commitment Yanyan Suryana; Neuneung Ratna Hayati
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.9264

Abstract

Fenomena quiet quitting, yakni kecenderungan pegawai menjalankan tugas sebatas kewajiban minimum tanpa kontribusi lebih, kian mendapat perhatian dalam kajian manajemen sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh ethical leadership terhadap quiet quitting pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Bandung dengan mediasi interpersonal justice dan affective commitment. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei terhadap 375 responden ASN, dengan analisis PLS-SEM menggunakan SmartPLS 4. Hasil menunjukkan bahwa pengaruh langsung ethical leadership terhadap quiet quitting tidak signifikan (β = -0,055; p = 0,499), namun berpengaruh tidak langsung secara signifikan melalui kedua mediator. Ethical leadership berpengaruh positif signifikan terhadap interpersonal justice (β = 0,781; p = 0,000) dan affective commitment (β = 0,645; p = 0,000). Interpersonal justice (β = -0,195; p = 0,007) dan affective commitment (β = -0,356; p = 0,000) berpengaruh negatif signifikan terhadap quiet quitting. Total pengaruh tidak langsung sebesar -0,382 (p = 0,000), dengan affective commitment sebagai mediator terkuat. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan etis, perlakuan interpersonal yang adil, serta penguatan keterikatan emosional untuk menekan quiet quitting pada ASN.
Pengaruh Career Coaching dan Penerapan Sistem Merit terhadap Kinerja Melalui Kompetensi pada ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat Agung Permana; Neuneung Ratna Hayati
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.9364

Abstract

Penelitian ini ini menganalisis pengaruh Career Coaching dan Sistem Merit terhadap Kinerja ASN dengan Kompetensi ASN sebagai variabel mediasi pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya variasi kinerja antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta kesenjangan kompetensi pegawai meskipun implementasi sistem merit telah memperoleh kategori sangat baik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 307 responden dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa Career Coaching tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Kinerja ASN (β = 0,022; p = 0,568), namun berpengaruh positif terhadap Kompetensi ASN (β = 0,235; p = 0,007). Sistem Merit berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kompetensi ASN (β = 0,542; p < 0,001) dan Kinerja ASN (β = 0,138; p = 0,002). Kompetensi ASN memiliki pengaruh paling dominan terhadap Kinerja ASN (β = 0,815; p < 0,001) serta memediasi secara signifikan pengaruh Career Coaching (β = 0,192; p = 0,007) dan Sistem Merit (β = 0,442; p < 0,001) terhadap Kinerja ASN. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja ASN lebih efektif dicapai melalui penguatan kompetensi sebagai mekanisme utama dalam mendukung keberhasilan reformasi birokrasi. Implikasi praktis penelitian meliputi peningkatan partisipasi dalam career coaching, penguatan prinsip keadilan dan perlindungan dalam sistem merit, pengembangan kemampuan pemecahan masalah, serta peningkatan disiplin dan ketepatan waktu kerja.