Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien Geriatri di Puskesmas Olak Kemang Jambi Tahun 2025 Marizki Pondawinata; Ade Yolanda Putri; Riska Maryani; Irawati; Najwa Aulia; Sherina Ismailia; Feyza Melvira
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v6i1.47690

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis non-komunikabel dengan prevalensiyang terus meningkat, terutama pada populasi geriatri, sehingga memerlukan pengelolaan terapiyang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antidiabetes pada pasien geriatri di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi, periode Oktober 2025. Penelitian ini merupakan penelitian observasional non-eksperimental dengan pendekatan deskriptif.Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode total sampling terhadap seluruh pasien diabetes melitus berusia ≥60 tahun. Data diperoleh dari rekam medis dan resep pasien yang meliputi karakteristik pasien serta golongan dan jenis obat antidiabetes yang diresepkan. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 pasien, mayoritas berjenis kelamin perempuan (62,5%) dan berada pada kelompok usia 60–74 tahun (93,75%). Pola penggunaan obat antidiabetes didominasi oleh metformin, baik sebagai monoterapi maupun terapi kombinasi. Kombinasi metformin dan sulfonilurea merupakan regimen yang paling banyak digunakan, sedangkan penggunaan insulin ditemukan pada sebagian kecil pasien.Disimpulkan bahwa pola penggunaan obat antidiabetes pada pasien geriatri di Puskesmas Olak Kemang didominasi oleh terapi oral dengan metformin sebagai pilihan utama.
Efektivitas Konseling Dengan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Pasien dan Kepatuhan Mengonsumsi Obat Antihipertensi di Puskesmas Olak Kemang Marizki Pondawinata; Nurul Kamilah Sadli; Novia Tri Astuti; M. Tri Firia Chandra
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i1.36968

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama dengan tingkat pengetahuan dan kepatuhan mengonsumsi obat antihipertensi yang rendah sehingga berdampak pada kurang optimalnya pengendalian tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas konseling dengan media audiovisual terhadap pengetahuan pasien dan kepatuhan mengonsumsi obat antihipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest pada 100 pasien hipertensi yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner HK-LS untuk menilai pengetahuan dan MMAS-8 untuk menilai kepatuhan. Intervensi dilakukan melalui pemutaran video edukasi selama 5-10 menit yang dilanjutkan dengan diskusi singkat. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan bermakna skor pengetahuan dari 13,80 menjadi 20,20 dan peningkatan skor kepatuhan dari 4,38 menjadi 6,85 setelah intervensi. Proporsi pasien dengan kategori pengetahuan dan kepatuhan rendah juga menurun secara signifikan (p<0,05). Konseling dengan media audiovisual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien hipertensi dalam mengonsumsi obat antihipertensi.