Rumindah
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Legenda ‘Telaga Pitu Sarinembah’ dan Relevansinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia (Analisis Struktur dan Fungsi) Rumindah; Teguh Trianton; Christin Agustina Purba
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v7i2.7843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur, fungsi, dan relevansi legenda “Telaga Pitu Sarinembah” dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Longkib. Legenda ini tidak hanya menyampaikan bersifat hiburan atau mitis saja, tetapi memiliki fungsi yang mencerminkan sistem nilai masyarakat Karo yang menjunjung tinggi etika dan kearifan lokal dalam kehidupan bermasyarakat. Metode penelitian dilakukan dengan metode kualitatif yang mendeskripsikan struktur, fungsi, dan relevansi legenda “Telaga Pitu Sarinembah” dengan pembelajaran bahasa Indonesia. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas daftar pertanyaan wawancara, rubrik lembar pengamatan atau observasi, dokumentasi, dan analisis konten. Setelah data diperoleh, langkah berikutnya peneliti menganalisis data dengan melakukan reduksi data, menyusun simpulan. Proses penyusunan data yang telah dikumpul dibuat lebih terstruktur agar lebih mudah dipahami untuk dibuat simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda ini memiliki unsur narasi yang baik dimulai dari tema kebaikan, kerendahan hati tokoh protagonis, hingga alur cerita yang membawa pembaca menuju klimaks dan penyelesaian yang lebih menyentuh. Legenda ini dapat direpresentasikan sebagai media pelestarian identitas budaya masyarakat Karo dengan kehidupan masyarakat Subulussalam dan memperkuat relevansinya dalam konteks pendidikan di SMA Negeri 1 Longkib. Nilai-nilai pentingnya mematuhi aturan, menjaga keseimbangan sosial, menghormati alam, dan memahami akibat dari pelanggaran norma masih sangat hidup dalam kehidupan sehari-hari perlu dilestarikan di lingkungan sekolah.