Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemantapan literasi guru melalui pelatihan menulis artikel jurnal ilmiah Teguh Trianton; Sadieli Telaumbanua; Jusri Efendi Pohan; Rudy Rudy
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v5i1.8940

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak pelatihan menulis artikel jurnal ilmiah terhadap peningkatan literasi guru di SMA Muhammadiyah Wonosobo. Dalam dunia pendidikan yang terus berubah, literasi guru adalah komponen esensial dalam meningkatkan kualitas pengajaran. Penelitian ini menggunakan metode campuran, melibatkan survei pra-pelatihan, pelatihan intensif dalam menulis artikel jurnal ilmiah, dan survei pasca-pelatihan untuk mengevaluasi perkembangan literasi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tersebut signifikan dalam meningkatkan pemahaman guru terhadap proses penelitian dan kemampuan menulis artikel ilmiah yang berkualitas. Guru mengalami peningkatan yang nyata dalam merumuskan pertanyaan penelitian yang relevan, mengumpulkan dan menganalisis data dengan lebih sistematis, serta menyusun artikel ilmiah yang lebih baik. Pelatihan ini juga memotivasi mereka untuk aktif terlibat dalam kegiatan penelitian. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam pemantapan literasi guru di SMA Muhammadiyah Wonosobo, mendorong partisipasi mereka dalam pengembangan pengetahuan pendidikan. Hasilnya juga menyoroti pentingnya pelatihan semacam itu dalam meningkatkan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah atas, dengan implikasi untuk diterapkan lebih luas dalam pengembangan profesionalisme guru di seluruh lembaga pendidikan.
Legenda ‘Telaga Pitu Sarinembah’ dan Relevansinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia (Analisis Struktur dan Fungsi) Rumindah; Teguh Trianton; Christin Agustina Purba
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v7i2.7843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur, fungsi, dan relevansi legenda “Telaga Pitu Sarinembah” dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Longkib. Legenda ini tidak hanya menyampaikan bersifat hiburan atau mitis saja, tetapi memiliki fungsi yang mencerminkan sistem nilai masyarakat Karo yang menjunjung tinggi etika dan kearifan lokal dalam kehidupan bermasyarakat. Metode penelitian dilakukan dengan metode kualitatif yang mendeskripsikan struktur, fungsi, dan relevansi legenda “Telaga Pitu Sarinembah” dengan pembelajaran bahasa Indonesia. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas daftar pertanyaan wawancara, rubrik lembar pengamatan atau observasi, dokumentasi, dan analisis konten. Setelah data diperoleh, langkah berikutnya peneliti menganalisis data dengan melakukan reduksi data, menyusun simpulan. Proses penyusunan data yang telah dikumpul dibuat lebih terstruktur agar lebih mudah dipahami untuk dibuat simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda ini memiliki unsur narasi yang baik dimulai dari tema kebaikan, kerendahan hati tokoh protagonis, hingga alur cerita yang membawa pembaca menuju klimaks dan penyelesaian yang lebih menyentuh. Legenda ini dapat direpresentasikan sebagai media pelestarian identitas budaya masyarakat Karo dengan kehidupan masyarakat Subulussalam dan memperkuat relevansinya dalam konteks pendidikan di SMA Negeri 1 Longkib. Nilai-nilai pentingnya mematuhi aturan, menjaga keseimbangan sosial, menghormati alam, dan memahami akibat dari pelanggaran norma masih sangat hidup dalam kehidupan sehari-hari perlu dilestarikan di lingkungan sekolah.
Representation of Banyumas Local Wisdom Values Reflected in the Kembang Glepang Anthology Abdul Wachid Bambang Suharto; Aufannuha Ihsani; Teguh Trianton; Kim Young Soo
International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) 2026: Volume 7 Issue 1
Publisher : Indonesian Academy of Social and Religious Research (IASRR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53639/ijssr.v7i1.396

Abstract

This article aims to reveal the representation of Banyumas local wisdom values ​​as reflected in the Kembang Glepang anthology. Researchers interpreted data related to the value of local wisdom in the literary works of Banyumas writers in the Kembang Glepang anthology. The data in the research were obtained from interviews, observations and interpretations of the literary works of Banyumas writers in the anthology Kembang Glepang. The focus of this research is on the book Kembang Glepang which was used by the Culture and Tourism Service as an effort to explore literacy in Banyumas. Representations of Banyumas local wisdom values ​​as reflected in the Kembang Glepang anthology appear in art, language and discourse. In Banyumas, traditional art reflects local wisdom in various aspects, from themes, styles, to the techniques used. Art plays a crucial role in preserving local wisdom amidst the currents of globalization and modernization. Then what is more important is the linguistic aspect. The Kembang Glepang anthology contains various aspects of linguistic locality which make this anthological work unique. This linguistic aspect is concluded in the use of Banyumasan terms and proverbs in the various literary works published, the existence of local legends that inspired the birth of folklore, the use of certain ritual language in literary works, the existence of place names and people's names that symbolize Banyumasan, and the use of dialects. as well as language variations in narrative, dialogue, or in the poetry of the Kembang Glepang anthology. For the people of Banyumas, the ngapak dialect is not just a means of communication, but also a symbol of cultural identity.