Tysa Runingsari
Program Studi Sarjana Gizi, Fakultas Kesehatan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Indeks Massa Tubuh, Lingkar Perut, dan Kualitas Hidup dengan Tekanan Darah Diastolik pada Lansia di Wilayah Perdesaan dan Perkotaan Dian Ayu Ainun Nafies; Nikita Welandha Prasiwi; Tysa Runingsari; Lilia Faridatul Fauziah
Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF) Vol. 6 No. 1 (2025): Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mjnf.6.1.24-34

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia dan menjadi faktor risiko penyakit kardiovaskular. Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar perut, serta kualitas hidup merupakan faktor penting yang diduga berhubungan dengan tekanan darah diastolik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan IMT, lingkar perut, dan kualitas hidup dengan tekanan darah diastolik pada lansia di wilayah perdesaan dan perkotaan. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 120 lansia berusia ≥60 tahun yang tinggal di wilayah perdesaan dan perkotaan. Data IMT diperoleh dari pengukuran berat badan dan tinggi badan, lingkar perut diukur menggunakan pita ukur, kualitas hidup dinilai menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF yang telah terstandarisasi, dan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital. Analisis hubungan antar variabel dilakukan dengan uji korelasi dan regresi linier berganda, dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara IMT dengan tekanan darah diastolic, baik di perdesaan (p=0,334) maupun di perkotaan (0,488). Lingkar perut menunjukkan kecenderungan berhubungan dengan tekanan darah diastolik, dengan hasil analisis regresi menunjukkan pengaruh positif yang signifikan (β=0,347;p=0,008). Kualitas hidup menunjukkan hubungan yang negatif terhadap tekanan darah diastolik, namun tidak signifikan (p=0,210). Simpulan: IMT dan kualitas hidup terbukti tidak memiliki hubungan signifikan dengan tekanan darah diastolik pada lansia, sedangkan lingkar perut berpengaruh signifikan terhadap tekanan darah diastolik pada lansia. Hasil ini menegaskan pentingnya pengendalian obesitas sentral dalam upaya pencegahan hipertensi pada lansia di perdesaan maupun perkotaan.