Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Moral Melalui Cerita Anak Berbasis Digital: Program Literasi untuk Sekolah Dasar Tigor Sitohang; Renita Br Saragih; Evin Rohmahaldo Purba; Fransisco Harianto Simanjuntak
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v3i1.217

Abstract

Pendidikan moral merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar, namun implementasi masih menghadapi berbagai tantangan terutama keterbatasa media pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan moral melalui pemanfaatan cerita anak berbasis digital sebagai program literasi nilai di SD Negeri 106827 Desa Durian. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan yang meliputi sosialisasi program, pelatihan guru, penerapan teknologi sederhana dalam pengembangan cerita anak berbasis digital serta evaluasi pelaksanaan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan cerita anak berbasis digital mampu meningkatkan minat baca dan keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi, sekaligus memudahkan pemahaman nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kerja sama. Selain berdampak pada siswa, program ini juga meningkatkan kapasitas guru dalam mengintegrasikan media digital sebagai strategi pembelajaran moral yang inovatif. Dengan demikian, cerita anak berbasis digital berpotensi menjadi model literasi moral yang efektif dan berkelanjutan dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
ANALISIS KEPANIKAN BERBICARA DALAM PROSES PRODUKSI BAHASA LISAN MAHASISWA PBSI UHN MEDAN : KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Evin Rohmahaldo Purba; Eka Putri Saptari Wulan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kepanikan berbicara dalam proses produksi bahasa lisan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas HKBP Nommensen Medan dalam kajian psikolinguistik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang diberikan kepada delapan mahasiswa yang pernah mengalami kesulitan berbicara saat presentasi di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepanikan berbicara merupakan fenomena umum yang dialami mahasiswa, ditandai dengan gejala psikologis dan fisik seperti gugup, jantung berdebar, pikiran kosong, serta rasa takut terhadap penilaian audiens dan dosen. Dalam perspektif psikolinguistik, kepanikan tersebut mengganggu proses produksi bahasa lisan yang meliputi tahap konseptualisasi, formulasi, dan artikulasi, sehingga menyebabkan disfluensi seperti terbata-bata, pengulangan kata, dan penyampaian yang tidak runtut. Penelitian ini juga menemukan bahwa penguasaan materi merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi kelancaran berbicara, karena mampu meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kepanikan. Selain itu, faktor internal seperti kecemasan dan kurangnya kepercayaan diri, serta faktor eksternal seperti tekanan audiens dan situasi kelas, turut memengaruhi kemampuan berbicara mahasiswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara penguasaan materi, kepanikan, dan kelancaran berbicara dalam proses produksi bahasa lisan mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan penguasaan materi, latihan berbicara secara rutin, serta pengelolaan emosi untuk meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa