Nur Rohaeni
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Sistem Informasi E-Commerce pada Aplikasi Penjualan Kopi Menggunakan Metode Prototype Nur Rohaeni
Jurnal Sistem Informasi Komputer ( SIKOM ) Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 Nomor 2 Mei 2025
Publisher : Jurnal Sistem Informasi Komputer ( SIKOM )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam aktivitas penjualan menjadi kebutuhan penting bagi usaha kopi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan. Sistem penjualan yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan permasalahan, seperti pengelolaan data transaksi yang tidak terstruktur, keterlambatan penyusunan laporan, serta keterbatasan akses informasi bagi pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi e-commerce penjualan kopi berbasis web sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah metode prototype, yang menekankan pada pembuatan model awal sistem agar kebutuhan pengguna dapat diidentifikasi sejak tahap awal pengembangan. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan desain sistem, pemodelan menggunakan diagram UML, serta perancangan basis data melalui Entity Relationship Diagram (ERD) dan Logical Relationship Structusre (LRS). Hasil penelitian berupa rancangan sistem dan prototype antarmuka yang mampu mendukung pengelolaan produk, proses pemesanan, pembayaran, serta pelaporan penjualan secara terintegrasi. Rancangan ini diharapkan dapat menjadi acuan pengembangan aplikasi e-commerce penjualan kopi yang lebih efektif, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Analisis Keamanan Data Pribadi Pada Pengguna E-Commerce Tiktok Shop Terhadap Ancaman Data Pribadi Nawaf Milfi Mubarok; Nur Rohaeni; Herjuno Bramantyo Al Ayyubi; Tama Maulana Rekha; Hernawati
Informatics and Computer Engineering Journal Vol 6 No 2 (2026): Periode Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/icej.v6i2.13462

Abstract

Kemunculan TikTok Shop membawa perubahan besar dalam cara masyarakat Indonesia dalam berbelanja. Tidak sedikit pengguna yang tanpa sadar menyerahkan begitu banyak informasi pribadi supaya bisa menikmati kemudahan berbelanja. Tapi, sejauh mana data mereka benar-benar aman? Penelitian ini ada untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan melihat bagaimana pengguna TikTok Shop memandang keamanan data pribadi, sekaligus menggali apakah lama tidaknya pengguna dalam menggunakan aplikasi ini bisa meningkatkan kesadaran mereka terhadap keamanan data pribadi. Sebanyak 42 responden dari kalangan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika dan karyawan PT Pelangi Elasindo dilibatkan dalam penelitian ini melalui kuesioner daring, dengan data yang kemudian diolah secara deskriptif. Dari hasil yang diperoleh, pengguna berusia 23 hingga 26 tahun mendominasi dengan proporsi 45,24%. Lebih dari separuh responden sudah mengenal fitur keamanan seperti Autentikasi Dua Faktor, namun masih ada 35,71% yang sama sekali belum mengetahuinya. Hal yang menarik ditemukan pada persepsi ancaman, yaitu tepat 50% responden mengaku pernah merasa data mereka terancam selama berbelanja. Sementara itu, pengguna yang baru mengenal TikTok Shop justru memiliki kepercayaan paling tinggi dengan rata-rata skor 3,67, lebih tinggi dibanding pengguna 1–2 tahun (3,18) maupun pengguna jangka panjang (3,20). Temuan ini memberi sinyal bahwa semakin lama seseorang menggunakan aplikasi, belum tentu rasa percayanya ikut bertumbuh. TikTok Shop perlu lebih serius dalam memperkuat perlindungan data dan mematuhi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Nomor 27 Tahun 2022.