Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi berbagai media alternatif dalam pembibitan jamur terhadap pertumbuhan miselium F0 jamur kancing, jamur enoki, dan jamur shiitake Iga Metri Astuti; Eris Nur Hidayati; Safira Putri Salsabila; Eka Fauziyatun Fitria; Ma'warisa Hamdani; Serafica Btari Christiyani Kusumaningrum
Jurnal Biologi Udayana Vol. 30 No. 1 (2026): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2026.v30.i01.p07

Abstract

Jamur membutuhkan media untuk dapat tumbuh dengan baik. Media yang umum digunakan untuk menumbuhkan jamur adalah Potato Dextrose Agar (PDA). Harga jual Potato Dextrose Agar (PDA) yang relatif tinggi dapat menjadi faktor penghambat berlangsungnya produksi jamur dalam skala industri maupun untuk keperluan penelitian. Maka dari itu, dibutuhkan media alternatif yang dapat digunakan untuk menumbuhkan jamur dengan harga yang lebih ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi ekstrak kentang, ekstrak kacang hijau, air cucian beras, dan air tajin sebagai media alternatif untuk pertumbuhan miselium F0 pada jamur kancing, jamur enoki, dan jamur shiitake. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan eksperimental dengan rancangan acak lengkap yang dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan tiga rangkaian percobaan pada setiap jamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat media alternatif, kacang hijau merupakan media alternatif yang mampu menumbuhkan miselium F0 jamur kancing, jamur enoki, dan jamur shiitake. Namun, miselium jamur yang tumbuh pada ketiga jamur menunjukkan respons yang berbeda. Miselium jamur kancing dan jamur enoki tumbuh cenderung lebih lambat dibandingkan dengan jamur shiitake.