Heny Noor Wijayanti
Universitas Respati Yogyakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Maternal BMI and pregnancy outcomes: An analytical basis for health promotion strategies Eko Mindarsih; Dewi Setyaningsih; Heny Noor Wijayanti; Suwarsi; Santi Susanti
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jnki.2026.14(1).17-28

Abstract

Background: The nutritional status of pregnant women, as assessed by Body Mass Index (BMI), plays a crucial role in influencing the process and outcomes of childbirth. BMI is used as an indicator of maternal nutritional status, categorized as underweight (<18.5), normal (18.5–24.9), and overweight (≥25). BMI has been shown to be associated with various maternal complications. Although BMI demonstrates a significant impact on maternal outcomes, further research is needed to serve as a basis for health promotion strategies in antenatal care services. Objective: This study aims to analyze the relationship between maternal BMI and pregnancy outcomes, and to establish an analytical basis for health promotion strategies. Methods: This study used an observational analytical design with a cross-sectional approach and was conducted in the working area of Ngemplak I Health Center, Sleman, Special Region of Yogyakarta. The research sample was 98 pregnant women who met the inclusion criteria, selected using a purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires sourced from the KIA book, then analyzed using the Chi-Square test with a significance level of p <0.05. Results: The study showed a significant relationship between maternal BMI and type of delivery (p = 0.037), while no significant associations were found with hemorrhage (p = 0.620), premature labor (p = 0.820), and prolonged labor (p = 0.825). Conclusion: There is a significant relationship between maternal nutritional status based on BMI and the type of delivery. However, no significant relationship was observed with hemorrhage, premature labor, or prolonged labor. These findings can serve as a basis for health promotion strategies, particularly in nutritional education during pregnancy to prevent delivery complications
Latihan Fisik Aman dan Sehat : Teknik Dasar Pencegahan dan Penanganan Cedera Olahraga Bagi Siswa Khairul Imam; Mohamad Judha; Husna Arwa Salsabil; Dewi Setyaningsih; Heny Noor Wijayanti; Maulana Adzien Wijaya
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i1.569

Abstract

Cedera olahraga pada remaja merupakan masalah dengan prevalensi tinggi (>12% pada usia 12-15 tahun). Tingginya angka cedera ini dipicu oleh kurangnya pemahaman tentang teknik, pemanasan, nutrisi, dan peralatan yang tidak memadai. Oleh karena itu, edukasi dan pembekalan keterampilan penanganan cedera sangat krusial bagi siswa aktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam pencegahan dan penanganan cedera olahraga melalui edukasi terstruktur dan simulasi praktis, guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tanggap. Metode yang digunakan adalah penyuluhan (edukasi) dan pelatihan (simulasi). Materi simulasi meliputi penanganan cedera awal (PRICE), pencegahan kram otot, pemeriksaan cepat di lapangan (TOTAPS), teknik balut, bidai, mobilisasi, dan penanganan kegawatdaruratan lainnya. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta checklist keterampilan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini efektif, dibuktikan dengan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan siswa peserta. Kata Kunci : Cedera; Olahraga; Siswa